Menkes Budi Gunadi Turun Tangan, Selidiki Kematian Dokter Magang di RSUD KH Daud Arif Jambi

waktu baca 2 menit
Rabu, 6 Mei 2026 12:00 116 admincuitan

JAMBI, Cuitan.id – Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin tiba di Provinsi Jambi pada Rabu (6/5/2026) pagi untuk meninjau langsung penanganan kasus kematian dr Myta Aprilia Azmy. Dokter muda lulusan Universitas Sriwijaya tersebut meninggal dunia saat menjalani program internship di RSUD KH Daud Arif Kuala Tungkal.

Setibanya di Bandara Sultan Thaha, Gubernur Jambi Al Haris dan Walikota Jambi dr. Maulana menyambut langsung kedatangan Menkes. Tanpa menunda waktu, rombongan segera bertolak menuju Kabupaten Tanjung Jabung Barat guna melakukan pertemuan tertutup dengan para dokter magang lainnya.

Investigasi Mendalam dan Ancaman Sanksi Tegas

Tim investigasi Kementerian Kesehatan (Kemenkes) sebenarnya sudah bekerja di lapangan sejak awal pekan ini. Mereka mengaudit rekam medis dan menelusuri proses pemeriksaan kesehatan almarhumah. Hingga kini, publik masih menanti hasil resmi dari investigasi tersebut.

Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenkes, Aji Muhawarman, menegaskan pihaknya tidak akan segan mengambil langkah drastis. Jika tim menemukan adanya kelalaian atau pelanggaran standar kerja, Kemenkes siap membekukan operasional wahana internship di fasilitas kesehatan terkait.

“Hasil investigasi ini akan menjadi dasar penguatan sistem nasional, termasuk evaluasi mekanisme perlindungan bagi dokter internship,” jelas Aji dalam keterangan resminya.

Desakan Transparansi dari Berbagai Pihak

Kasus ini memicu gelombang simpati sekaligus desakan transparansi dari legislator. Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi, Ivan Wirata, meminta agar pemerintah membuka fakta sebenarnya kepada publik tanpa ada yang ditutup-tutupi.

“Ini menyangkut nyawa manusia dan keselamatan tenaga medis muda kita. Publik berhak tahu penyebab pastinya agar kejadian serupa tidak terulang,” tegas Ivan.

Di sisi lain, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Jambi menyatakan telah merampungkan pengumpulan fakta bersama Kemenkes. Namun, Ketua IDI Jambi, Zuhdi Darma, menyebutkan bahwa wewenang pengumuman hasil akhir sepenuhnya berada di tangan pusat.

Kondisi Terakhir dr Myta Sebelum Berpulang

Pihak RSUD Raden Mattaher, tempat dr Myta sempat mendapatkan perawatan, menjelaskan bahwa kondisi korban awalnya tampak stabil. Namun, duka mendalam pecah ketika dokter muda tersebut menghembuskan napas terakhir pada Jumat (1/5/2026).

Isu mengenai beban kerja yang ekstrem (kelelahan) menjadi sorotan utama dalam kasus ini. Menkes Budi Gunadi Sadikin sendiri memilih untuk tetap tenang dan menunggu data valid dari tim auditor.

“Kita tunggu hasilnya, jangan berspekulasi,” ujar Menkes singkat saat menuju lokasi rumah sakit.

Pantau terus update harian berita kesehatan dan kebijakan terbaru hanya di Cuitan.id untuk mendapatkan informasi akurat dan terpercaya. **

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA