Skandal Soal Bocor, India Resmi Blokir Telegram

waktu baca 3 menit
Selasa, 16 Jun 2026 16:00 3 admincuitan

Cuitan.id – Pemerintah India mengambil langkah drastis dengan memblokir aplikasi pesan Telegram mulai Selasa (16/6/2026). Keputusan ini keluar tepat menjelang ujian ulang masuk perguruan tinggi kedokteran nasional. Langkah tegas tersebut menjadi buntut dari skandal kebocoran soal ujian massal bulan lalu yang memicu kemarahan publik.

Kondisi semakin parah karena kekacauan sistem penilaian terpisah pada ujian sekolah menengah atas juga terjadi di waktu yang bersamaan. Rentetan karut-marut ini akhirnya menyulut demonstrasi besar-besaran dari generasi muda yang menuntut Menteri Pendidikan India segera mundur dari jabatannya.

Pembatasan Ketat Selama Ujian

Kementerian Elektronik dan Teknologi Informasi India membatasi akses Telegram hingga 22 Juni 2026, yang merupakan hari pelaksanaan ujian ulang. Selain itu, pemerintah juga membekukan fitur pengeditan pesan hingga 30 Juni 2026 agar pengguna tidak bisa memanipulasi unggahan mereka.

“Kami mengambil kedua langkah ini demi menjaga ketertiban umum. Ini adalah respons kami terhadap kelompok curang yang memanfaatkan platform secara terorganisir untuk menipu para peserta ujian,” tulis Badan Pengujian Nasional India (NTA) dalam pernyataan resminya melalui AFP.

Pertaruhan Hidup dan Mati Jutaan Pelajar

Ujian Masuk Kualifikasi Nasional (NEET) merupakan salah satu ujian paling kompetitif di India yang memperebutkan kursi kedokteran untuk lebih dari dua juta calon dokter. Sebelumnya, pemerintah terpaksa membatalkan ujian NEET pada Mei lalu karena laporan mengenai soal ujian yang beredar luas di berbagai saluran Telegram.

Tekanan berat untuk lulus ujian ini memicu suburnya industri bimbingan belajar bernilai tinggi di seluruh penjuru negeri. Kompetisi yang teramat ketat membuat para siswa harus membayar mahal secara finansial maupun mental. Celah inilah yang kemudian dimanfaatkan oleh jaringan kriminal untuk menjual bocoran soal kepada penawar tertinggi.

Polisi Ringkus Dalang Utama

Biro Investigasi Pusat India kini berhasil menangkap dalang utama di balik kebocoran tersebut, yang ternyata merupakan seorang dosen kimia yang terlibat langsung dalam proses ujian NTA.

Sebagai langkah antisipasi tambahan, Kementerian Pendidikan meluncurkan situs khusus pada Senin (15/6/2026). Melalui laman ini, masyarakat bisa melaporkan segala klaim mencurigakan, konten ilegal, atau aktivitas curang yang berkaitan dengan ujian NEET.

Dampak Sosial yang Mendalam

Meski ekonomi India tumbuh pesat, jutaan warga di negara berpenduduk terbanyak di dunia ini masih kesulitan mendapatkan pekerjaan yang stabil dan layak. Akibatnya, persaingan beralih ke dunia pendidikan, di mana para siswa rela menghabiskan waktu bertahun-tahun demi mempersiapkan diri.

Sayangnya, tekanan luar biasa ini membawa dampak tragis. Media-media lokal di India melaporkan adanya kasus bunuh diri di kalangan remaja akibat stres menghadapi kekacauan ujian NEET ini.

Situasi semakin memanas setelah sistem penilaian daring untuk ujian sekolah menengah atas—yang diikuti hampir dua juta siswa—juga mengalami eror. Banyak siswa memprotes sistem tersebut karena memberikan nilai yang salah dan tertukar dengan peserta lain. **

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA