Penataan Pasar Tanjung Bajure Belum Tuntas, Wako Alfin Kumpulkan Tim Terpadu untuk Evaluasi Total

waktu baca 2 menit
Rabu, 12 Agu 2026 11:15 16 admincuitan

SUNGAI PENUH, Cuitan.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Sungai Penuh terus memantapkan strategi penataan kawasan pusat kota. Guna memastikan seluruh langkah berjalan efektif, Wali Kota Sungai Penuh Alfin, S.H., mengumpulkan seluruh anggota Tim Terpadu Penertiban dan Penataan Pedagang dalam sebuah rapat evaluasi menyeluruh.

Rapat koordinasi yang berlangsung di Rumah Dinas Wali Kota pada Selasa (11/8/2026) ini membedah capaian serta kendala penataan kawasan Pasar Tanjung Bajure. Wakil Wali Kota Azhar Hamzah turut mendampingi Wali Kota untuk menyelaraskan langkah seluruh instansi yang terlibat dalam tim gabungan tersebut.

Evaluasi Mendalam Aktivitas Pasar dan Parkir

Dalam agenda evaluasi tersebut, Wali Kota Alfin bersama Tim Terpadu mencermati dua isu utama: kerapian aktivitas pedagang dan tata kelola lokasi parkir. Evaluasi berkala ini menjadi instrumen penting bagi Pemkot untuk mengukur efektivitas kebijakan di lapangan.

Alfin meminta seluruh personel Tim Terpadu untuk mengedepankan pendekatan yang humanis dan persuasif. Tim gabungan tidak hanya bertugas menegakkan aturan, tetapi juga wajib membangun dialog konstruktif bersama para pedagang dan masyarakat pengguna pasar.

“Pemkot Sungai Penuh berkomitmen untuk terus melakukan pembenahan dan mencari solusi terbaik terhadap penataan Pasar Tanjung Bajure serta pengelolaan parkir. Kami mengutamakan kepentingan masyarakat dan keterbukaan dalam setiap tindakan,” tegas Alfin di hadapan jajaran Tim Terpadu.

Instruksi Tegas: Transparansi Tarif Parkir di Lapangan

Sebagai tindak lanjut dari hasil evaluasi, Wali Kota Alfin menginstruksikan dinas teknis di dalam Tim Terpadu untuk segera memasang spanduk informasi di titik-titik strategis Pasar Tanjung Bajure.

Spanduk tersebut memuat aturan Peraturan Wali Kota (Perwako) Nomor 54 Tahun 2026 tentang Tata Cara Penyelenggaraan Parkir di Tepi Jalan Umum, lengkap dengan rincian tarif resmi. Langkah ini bertujuan memberikan kepastian hukum, mencegah kebingungan warga, serta menutup celah praktik pungutan liar.

Konsolidasi Tim demi Pasar yang Nyaman dan Tertib

Melalui konsolidasi dan evaluasi rutin ini, Tim Terpadu memiliki panduan kerja yang jelas: menata pasar secara bertahap tanpa merugikan pelaku usaha kecil. Pemkot Sungai Penuh optimistis, kerja sama erat antara Tim Terpadu, pedagang, dan masyarakat dapat mewujudkan kawasan Pasar Tanjung Bajure yang tertib, transparan, dan nyaman bagi semua pihak. (**

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA