BKPSDM Sidak di Puskesmas Sungai Liuk. SUNGAI PENUH, Cuitan.id – Pemerintah Kota Sungai Penuh kembali memperketat pengawasan terhadap kedisiplinan Aparatur Sipil Negara (ASN). Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) menggelar inspeksi mendadak (sidak) di Puskesmas Sungai Liuk pada Jumat, 31 Juli 2026.
Kepala BKPSDMD Kota Sungai Penuh, Affan, memimpin langsung sidak ini. Ia ingin memastikan seluruh ASN menjalankan kewajiban, mematuhi jam kerja, dan memberikan layanan kesehatan terbaik untuk warga.
Namun, tim BKPSDMD justru menemukan kenyataan memprihatinkan di lapangan. Banyak pegawai Puskesmas Sungai Liuk yang tidak hadir di tempat saat jam pelayanan berlangsung.
Sidak ini menyibak fakta yang lebih mengejutkan. Tim BKPSDMD tidak hanya menemukan staf yang bolos, tetapi juga tidak mendapati Kepala Puskesmas dan Bendahara di lokasi. Kedua pejabat penting ini tidak hadir tanpa memberikan alasan yang jelas.
“Kami masih menemukan ASN di Puskesmas Sungai Liuk yang tidak hadir saat sidak. Bahkan, Kepala Puskesmas juga tidak berada di tempat,” tegas Affan.
Padahal, kedua posisi tersebut memegang peranan vital. Kepala Puskesmas bertugas memimpin seluruh layanan kesehatan, sedangkan bendahara mengurus administrasi dan keuangan. Ketidakhadiran mereka jelas berpotensi mengganggu kenyamanan dan kebutuhan warga yang ingin berobat.
Affan menjelaskan bahwa setiap ASN wajib mematuhi jam kerja dan menjalankan tugasnya secara bertanggung jawab. Oleh karena itu, kehadiran pegawai menjadi tolok ukur utama dalam menilai kinerja aparatur negara.
Kendati demikian, BKPSDMD tidak langsung menjatuhkan sanksi secara asal. Pihaknya tetap akan menelusuri alasan di balik ketidakhadiran para pegawai tersebut agar proses evaluasi berjalan objektif dan sesuai aturan kepegawaian.
“Kegiatan sidak akan terus kami lakukan di sejumlah OPD. Tujuan kami jelas, yaitu meningkatkan kedisiplinan ASN agar mereka bekerja secara maksimal dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tambah Affan.
Sektor kesehatan merupakan fasilitas vital yang masyarakat butuhkan setiap hari. Warga datang ke puskesmas untuk mendapatkan pengobatan, imunisasi, hingga konsultasi kesehatan. Ketika petugas medis dan staf administrasi tidak ada di tempat, masyarakat yang paling dirugikan.
Sidak BKPSDMD di Puskesmas Sungai Liuk ini menjadi peringatan keras bagi seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Sungai Penuh. Pemerintah menegaskan bahwa sidak serupa akan menyasar kantor-kantor dinas lainnya secara berkala.
Melalui langkah ini, Pemkot Sungai Penuh ingin membangun budaya kerja ASN yang lebih profesional, disiplin, dan berintegritas. Masyarakat Kota Sungai Penuh berhak mendapatkan pelayanan publik yang cepat, ramah, dan transparan. **
Tidak ada komentar