Bovi Handriyanto, Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kota Sungai Penuh. SUNGAI PENUH, Cuitan.id – Kepulan kabut asap yang menyelimuti Kota Sungai Penuh saat ini, belum menghentikan denyut aktivitas belajar di sekolah.
Pemerintah Kota Sungai Penuh memastikan kegiatan belajar tatap muka tetap berjalan, meski kualitas udara masih menjadi sorotan utama.
Sebelum mengambil keputusan ini, Dinas Pendidikan Kota Sungai Penuh telah berkoordinasi matang dengan Dinas Kesehatan serta Dinas Lingkungan Hidup.
Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kota Sungai Penuh, Bovi Handriyanto, menyampaikan bahwa Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) di wilayahnya masih berada di angka 61 atau masuk dalam kategori sedang.
“Indeks standar pencemaran udara di Kota Sungai Penuh berada di angka 61,” ujar Bovi Handriyanto, Senin 14 September 2026.
Meskipun demikian, pemerintah mengambil langkah protektif khusus bagi anak-anak usia dini. Siswa Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) mendapatkan dispensasi libur sementara karena kelompok balita memiliki kerentanan tinggi terhadap risiko Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).
“Setelah berkoordinasi, kami hanya meliburkan siswa PAUD karena kondisi balita sangat rentan terserang ISPA,” tegasnya.
Pemerintah daerah terus memantau perkembangan cuaca secara berkala. Dinas Pendidikan siap mengubah kebijakan sewaktu-waktu jika kualitas udara memburuk demi mengutamakan keselamatan seluruh warga sekolah. (**
Tidak ada komentar