Illustrasi – Jemaah Haji Lansia Wajib Tahu! Ini Harga Layanan Kursi Roda di Mekah. Cuitan.id – Pemerintah Arab Saudi terus mempercantik layanan di Masjidil Haram demi menjamin kenyamanan para tamu Allah. Kini, jemaah yang merasa kelelahan, memiliki keterbatasan fisik, atau pendamping lansia tidak perlu lagi khawatir saat menjalankan rangkaian ibadah.
Masjidil Haram menyediakan fasilitas kursi roda dan mobil golf yang bisa Anda akses dengan mudah. Kehadiran layanan ini menjadi jawaban nyata bagi jemaah yang tiba-tiba merasa sakit kaki atau lemas di tengah prosesi tawaf maupun sa’i.
Kasi PKPPJH serta Lansia-Disabilitas PPIH Arab Saudi Daker Makkah, Mayor CKM dr. Ridwan Siswanto, menjelaskan bahwa fasilitas ini tersedia langsung di dalam area ibadah.
“Jemaah yang sedang ibadah lalu merasa lelah, sakit lutut, atau gangguan kaki bisa langsung menggunakan jasa ini,” ujar dr. Ridwan kepada tim Media Center Haji (MCH).
Layanan ini beroperasi secara mandiri dan berbeda dengan sistem kartu kendali yang biasanya petugas haji koordinasikan.
Untuk menjaga transparansi dan menghindari praktik pungli, pengelola Masjidil Haram menerapkan sistem tiket modern layaknya stasiun kereta. Jemaah bisa membayar secara tunai maupun melalui aplikasi dengan harga tetap (fixed price).
Berikut adalah rincian biaya yang perlu Anda siapkan:
1. Layanan Kursi Roda (Dengan Pendorong)
Paket Lengkap Umrah: 200 SAR (Sekitar Rp926.600)
Tawaf Saja: 125 SAR (Sekitar Rp579.125)
Sa’i Saja: 75 SAR (Sekitar Rp347.475)
2. Layanan Mobil Golf (Area Rooftop)
Paket Lengkap Umrah: 200 SAR (Sekitar Rp926.600)
Tawaf Saja: 100 SAR (Sekitar Rp463.300)
Sa’i Saja: 100 SAR (Sekitar Rp463.300)
Catatan Penting: Untuk mobil golf, tarif berlaku per individu, bukan per kendaraan. Meski satu mobil mampu menampung hingga empat orang, setiap penumpang tetap membayar tiket masing-masing.
Bagi Anda yang ingin membawa orang tua dengan lebih personal, tersedia pula penyewaan kursi roda manual di lantai dua Masjidil Haram. Pada layanan ini, Anda menyewa unit kursi roda tanpa tenaga pendorong, sehingga anggota keluarga bisa mendorongnya sendiri.
Pihak keamanan Masjidil Haram mengawasi ketat seluruh area jasa dorong resmi, terutama di jalur sa’i dan lantai dua. Hal ini memberikan rasa aman bagi jemaah dari risiko penipuan atau penelantaran oleh oknum ilegal.
Gunakan Jasa Resmi: Pastikan petugas pendorong menggunakan seragam resmi untuk menghindari tarif yang tidak wajar.
Siapkan Aplikasi: Pembayaran digital kini lebih mudah dan tercatat secara sistem.
Langsung ke Lokasi: Anda tidak perlu prosedur rumit; cukup datangi titik layanan di dalam masjid dan lakukan transaksi di loket yang tersedia.
Dengan perencanaan biaya yang matang dan pemanfaatan fasilitas ini, perjalanan ibadah di Tanah Suci tentu akan terasa lebih khusyuk dan bermakna. **
Tidak ada komentar