Fadli Zon dan Al Haris Dorong Mahasiswa UNJA Sulap Budaya Jambi Jadi Ekonomi Kreatif

waktu baca 2 menit
Sabtu, 1 Agu 2026 09:09 7 admincuitan

JAMBI, Cuitan.id — Kebudayaan lokal bukan sekadar peninggalan masa lalu, melainkan modal besar untuk membangun ekonomi kreatif masa depan. Pesan penting ini mengemuka saat Gubernur Jambi, Al Haris, mendampingi Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, dalam kuliah umum di Universitas Jambi (UNJA), Jumat (31/07/2026).

Di hadapan ratusan mahasiswa dan civitas akademika di Auditorium Graha Singadekane, Fadli Zon membawakan materi bertajuk “Pemajuan Kebudayaan dalam Perspektif Ekonomi Budaya”. Ia mengimbau generasi muda agar tidak hanya menjaga warisan leluhur, tetapi juga mengolahnya menjadi sumber pengetahuan, inovasi, dan kesejahteraan masyarakat.

Indonesia Sebagai Negara Peradaban

Fadli Zon menyebut Indonesia lebih tepat berjuluk civilizational state atau negara peradaban daripada sekadar nation state. Menurutnya, kekayaan sejarah seperti Kawasan Candi Muaro Jambi, tradisi Melayu, dan keragaman etnis menjadikan Jambi sebagai laboratorium hidup yang sangat kaya.

“Mahasiswa harus turun ke lapangan. Teliti, dokumentasikan, dan hidupkan kembali nilai-nilai luhur kita. Jangan hanya menjadi penonton atau pengikut arus global, generasi muda Indonesia harus memimpin narasi kebudayaan dunia,” ujar Fadli Zon.

Ia juga menyoroti pentingnya merespons arus teknologi digital. Menurutnya, perguruan tinggi perlu melahirkan inovasi yang menjawab tantangan zaman tanpa merusak keaslian budaya lokal.

Mendorong Budaya Jadi Energi Pembangunan

Gubernur Jambi, Al Haris, menyambut hangat gagasan tersebut. Ia menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Jambi untuk terus berkolaborasi dengan pemerintah pusat dan pihak kampus dalam mengembangkan potensi daerah.

Al Haris berharap, pencerahan dari Menteri Kebudayaan mampu memantik semangat mahasiswa UNJA untuk melihat peluang ekonomi dari sektor kebudayaan lokal.

“Anak muda Jambi harus bangga dengan identitas budayanya. Kita punya potensi luar biasa. Jika kita mengemasnya dengan kreatif, budaya ini akan menjadi energi baru untuk pembangunan dan ekonomi warga,” tutur Al Haris.

Ia meyakini kampus UNJA dapat berfungsi sebagai wadah utama lahirnya para inovator dan pemikir muda yang siap membawa nama Jambi ke panggung nasional hingga internasional.

Acara yang dihadiri oleh Rektor UNJA, jajaran pejabat Pemprov Jambi, dosen, serta mahasiswa ini berlangsung hangat dan interaktif. Para mahasiswa memanfaatkan sesi diskusi untuk menggali lebih dalam strategi mengawinkan nilai budaya dengan peluang bisnis kreatif di era modern. **

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA