Foto Bersama Usai Penutupan Bimtek Pengelola Keuangan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) di Fasilitas Kesehatan. KERINCI, Cuitan.id – Komitmen kuat dalam meningkatkan mutu pelayanan publik terus ditunjukkan oleh Pemerintah Kabupaten Kerinci melalui sektor kesehatan. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kerinci mengambil langkah strategis dengan menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelola Keuangan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) di Fasilitas Kesehatan. Kegiatan ini berlangsung secara intensif di Bapelkes Jambi sejak 27 September hingga 1 Oktober 2026.
Kepala Dinkes Kabupaten Kerinci, H. Hermendizal, SE, SKM, MM, membuka langsung kegiatan tersebut secara resmi pada Minggu (27/9/2026). Kehadiran para pengelola keuangan dari berbagai fasilitas kesehatan menunjukkan antusiasme yang tinggi dalam mengikuti seluruh rangkaian acara pelatihan hingga resmi ditutup pada Kamis (1/10/2026).
Dalam sambutannya, Hermendizal memaparkan bahwa pengelolaan keuangan BLUD memegang peranan krusial yang jauh melampaui urusan administrasi semata. Ia menegaskan bahwa setiap pengelola keuangan memikul tanggung jawab moral dan profesional untuk memastikan alokasi dana berjalan secara tepat sasaran, transparan, serta akuntabel.
“Kami ingin seluruh pengelola keuangan BLUD benar-benar memahami aturan dan mampu menerapkannya dalam pelaksanaan tugas. Pengelolaan keuangan harus tertib, transparan, akuntabel, dan efektif, sehingga setiap penggunaan anggaran dapat dipertanggungjawabkan,” tegas Hermendizal.
Hermendizal juga menambahkan bahwa peningkatan kompetensi sumber daya manusia merupakan sebuah kebutuhan mendesak seiring dengan tuntutan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan yang semakin berkualitas.
Ia mengimbau para peserta agar tidak menyia-nyiakan kesempatan belajar selama lima hari tersebut, melainkan aktif berdiskusi dan menyamakan persepsi terkait mekanisme keuangan yang berlaku.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya implementasi nyata di lapangan selepas kegiatan Bimtek berakhir. Menurutnya, keberhasilan pelatihan ini bukan diukur dari sertifikat yang diterima, melainkan dari perubahan positif dalam sistem manajemen keuangan di setiap fasilitas kesehatan.
“Yang paling penting adalah bagaimana ilmu yang diperoleh dalam Bimtek ini dapat diterapkan di masing-masing fasilitas kesehatan. Dengan pengelolaan keuangan yang semakin baik, kami berharap pelayanan kepada masyarakat juga semakin optimal,” tambahnya.
Menjelang akhir kegiatan, pihak Dinkes Kabupaten Kerinci menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh peserta serta panitia penyelenggara yang telah bekerja keras menyukseskan acara.
Mengusung semangat “Bersama Mewujudkan Pelayanan Kesehatan yang Lebih Baik,” Dinkes Kerinci optimis bahwa penguatan kapasitas pengelola keuangan ini mampu membawa perubahan signifikan bagi kemajuan sektor kesehatan di Kabupaten Kerinci ke depannya. (**
Tidak ada komentar