Bangun Tidur Tenggorokan Sakit? Ini Penyebab Umum dan Cara Mengatasinya. (alodokter.com) JAKARTA, Cuitan.id — Rasa sakit pada tenggorokan saat baru bangun tidur adalah keluhan yang kerap dialami banyak orang, baik anak-anak maupun orang dewasa. Kondisi ini biasanya terasa sebagai sensasi perih, kering, atau seperti ada yang mengganjal di tenggorokan.
Meskipun sering dianggap sepele, tenggorokan sakit di pagi hari bisa mengganggu kenyamanan dan dapat menjadi tanda adanya masalah kesehatan tertentu.
Memahami penyebabnya dapat membantu Anda mencegah keluhan ini dan membuat aktivitas pagi lebih nyaman.
Ketika mulut terbuka saat tidur, udara masuk langsung ke tenggorokan tanpa melalui proses penyaringan dan pelembapan oleh hidung. Akibatnya, tenggorokan menjadi kering dan mudah teriritasi.
Kondisi ini lebih sering terjadi pada orang yang mengalami hidung tersumbat akibat flu, alergi, atau kelainan septum.
Penggunaan AC atau kipas angin semalaman dapat mengurangi kelembapan udara. Udara kering membuat lapisan tenggorokan kehilangan kelembapan alami, sehingga terasa perih ketika bangun.
Selain itu, debu dan tungau yang menumpuk di kamar juga dapat memicu iritasi atau alergi.
Asap rokok mengandung berbagai zat kimia yang dapat mengiritasi saluran pernapasan. Baik perokok aktif maupun pasif bisa mengalami iritasi tenggorokan ketika bangun tidur akibat paparan tersebut.
Selain menyebabkan rasa nyeri, asap rokok juga dapat memicu produksi lendir berlebih.
Pada penderita GERD, asam lambung dapat naik ke kerongkongan ketika berbaring. Paparan ini menyebabkan peradangan sehingga tenggorokan terasa nyeri pada pagi hari, terutama jika makan terlalu dekat dengan waktu tidur atau mengonsumsi makanan berlemak dan pedas.
Alergi terhadap debu, bulu hewan, atau tungau dapat menimbulkan hidung tersumbat. Kondisi ini membuat lendir mengalir ke belakang tenggorokan sepanjang malam dan menyebabkan iritasi saat bangun tidur.
Flu, pilek, atau radang tenggorokan dapat menimbulkan peradangan pada saluran napas atas. Karena produksi air liur menurun saat tidur, kemampuan tubuh membersihkan mikroorganisme juga menurun, sehingga tenggorokan dapat terasa lebih sakit ketika pagi hari.
Berikut beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan untuk meredakan keluhan:
Mencukupi kebutuhan cairan dapat membantu melembapkan tenggorokan yang kering.
Humidifier membantu menjaga kelembapan udara di dalam kamar sehingga tenggorokan tidak mudah kering.
Air garam dapat meredakan peradangan dan membantu mengurangi rasa sakit.
Kompres hangat dapat membantu meredakan ketegangan di area tenggorokan.
Jika keluhan tenggorokan sakit terus berulang, tidak membaik setelah minum air, atau disertai gejala lain seperti demam, sulit menelan, atau suara serak berkepanjangan, sebaiknya periksakan diri ke tenaga medis untuk mendapat penanganan tepat.
Bangun tidur tenggorokan sakit yang terjadi sesekali umumnya tidak berbahaya, tetapi tetap perlu diperhatikan penyebabnya agar tidak mengganggu aktivitas sehari-hari. ***
Tidak ada komentar