Aksi Nyata SMSI Kerinci-Sungai Penuh: Bagikan 10 Ribu Masker untuk Warga

waktu baca 2 menit
Kamis, 10 Sep 2026 15:05 406 admincuitan

SUNGAI PENUH, Cuitan.id – Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) dalam sepekan terakhir membuat kualitas udara di Kerinci dan Sungai Penuh memburuk.

Menanggapi kondisi darurat ini, Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kerinci dan Sungai Penuh bergerak cepat menggelar aksi sosial membagikan 10.000 masker gratis bagi pengendara, Kamis (10/9/2026).

Kegiatan kemanusiaan ini menyasar dua titik strategis, yakni Simpang Bundaran Tugu Adipura dan simpang depan PLN Kota Sungai Penuh. Dalam pelaksanaannya, SMSI menggandeng Satlantas Polres Kerinci serta Radio Republik Indonesia (RRI) Sungai Penuh agar aksi menjangkau masyarakat secara luas.

Ketua SMSI Kerinci dan Sungai Penuh, Saprial, menjelaskan bahwa pembagian masker ini murni bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat di tengah pekatnya kabut asap.

“Kami membagikan 10 ribu masker bekerja sama dengan Satlantas Polres Kerinci dan RRI Sungai Penuh. Langkah ini kami ambil untuk menekan potensi lonjakan kasus ISPA yang mengancam kesehatan warga,” ujar Saprial.

Selain membagikan masker, Saprial juga mendesak pihak pemerintah segera mengambil langkah konkret menangani masalah kabut asap. Ia menekankan pentingnya transparansi informasi mengenai status kelayakan udara di wilayah Kerinci dan Sungai Penuh agar masyarakat tidak cemas.

KBO Lantas Polres Kerinci, IPDA Efendi, menyambut baik kolaborasi ini. Bersama jajarannya, ia turun langsung ke jalan membantu membagikan masker sekaligus mengamankan arus lalu lintas.

“Kami turun bersama SMSI membagikan masker secara gratis karena ketebalan kabut asap terus meningkat. Selain itu, kami juga terus mengingatkan para pengendara agar senantiasa tertib berlalu lintas demi keselamatan bersama,” tutur IPDA Efendi.

Melalui kolaborasi antara jurnalis, kepolisian, dan media penyiaran ini, warga berharap pemerintah daerah segera merespons cepat kondisi udara terkini demi melindungi kesehatan masyarakat luas. (**

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA