Foto ilustrasi: iStock JAKARTA, Cuitan.id – Seorang bocah berusia 11 tahun di Louisiana, Amerika Serikat, mengalami stroke setelah insiden tak terduga di lapangan sekolah. Bocah bernama Cole Ditmore itu mengalami kecelakaan saat sedang menggigit spidol.
Menurut laporan, saat Cole berdiri di lapangan, sebuah bola mengenai wajahnya sehingga spidol terdorong ke belakang tenggorokannya. Awalnya, ibu Cole, Angelina Frazier, mengira putranya hanya mengalami gegar otak ringan.
Namun, setelah tiba di Rumah Sakit Our Lady of the Lake St Elisabeth, dokter menemukan luka tusuk kecil di tenggorokan dan gejala stroke.
“Ia mulai cadel, separuh wajahnya turun, dan lengan kirinya sulit digerakkan,” kata Frazier, dikutip dari People.
Tim medis langsung mengevakuasi Cole ke Institut Jantung dan Pembuluh Darah di Rumah Sakit Our Lady of the Lake Regional Medical Center dan merawatnya selama empat hari di ICU pediatrik.
Dokter menemukan bahwa spidol yang terdorong ke tenggorokan menekan arteri karotis, memicu pembentukan gumpalan darah yang menyebabkan stroke. Cole sempat sadar tetapi tidak dapat merespons.
“Saya dengar orang tua saya berbicara, tetapi saya tidak bisa bicara,” ungkap Cole.
Ibu Cole menambahkan bahwa putranya sangat ketakutan dan khawatir akan meninggal karena kondisinya.
Setelah enam bulan menjalani terapi fisik dan perawatan lanjutan, kondisi Cole menunjukkan kemajuan signifikan. Frazier bersyukur karena pemeriksaan cepat oleh dokter THT membuat penanganan stroke dilakukan tepat waktu.
Meski kondisinya membaik, Cole masih harus membatasi aktivitas fisik dan rutin mengonsumsi obat pengencer darah.
“Saya berusaha kembali normal. Saya tidak tahu apakah bisa, tetapi berharap bisa,” kata Cole. ***
Tidak ada komentar