Profil Nuzran Joher, Putra Hamparan Rawang yang Resmi Jadi Ketua Ombudsman RI 2026–2031

waktu baca 3 menit
Selasa, 18 Agu 2026 15:29 59 admincuitan

SUNGAI PENUH, Cuitan.id – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI resmi menyetujui Nuzran Joher sebagai Ketua Ombudsman Republik Indonesia untuk masa jabatan 2026–2031. Seluruh fraksi di DPR memberikan lampu hijau dalam rapat paripurna yang berlangsung pada Selasa (18/8/2026).

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad memimpin langsung proses pengambilan keputusan tersebut. Sebelum membawa nama Nuzran ke rapat paripurna, Pimpinan DPR menyerahkan berkas usulan kepada Komisi II DPR pada akhir Juli 2026 untuk pembahasan mendalam.

Setelah Komisi II menyelesaikan seluruh tahapan kajian, pimpinan komisi menyerahkan kembali hasil pemilihan tersebut. Rapat konsultasi pengganti Badan Musyawarah (Bamus) DPR kemudian menyepakati nama Nuzran Joher sebagai calon kuat pimpinan lembaga pengawas pelayanan publik ini.

Saat Dasco meminta persetujuan di forum paripurna, seluruh anggota dewan yang hadir kompak menjawab setuju. Kesepakatan bulat ini menandai babak baru kepemimpinan Ombudsman RI di bawah komando tokoh asal Jambi tersebut.

Nuzran Joher lahir di Maliki Air, Kerinci, Jambi, pada 28 Oktober 1973. Putra keempat dari enam bersaudara ini mengenyam pendidikan dasar di SD N 16/III Koto Beringin Rawang, Kerinci (1980–1986).

Ia kemudian melanjutkan sekolah ke MTsN Sungai Penuh (1986–1989) dan PGAN Sungai Penuh (1989–1992). Haus akan ilmu, Nuzran melangkahkan kaki ke perguruan tinggi hingga meraih gelar sarjana dari IAIN Imam Bonjol Padang pada tahun 1997. Ia lantas menuntaskan pendidikan magister di Universitas Pramita Indonesia pada tahun 2009.

Jiwa kepemimpinan Nuzran tumbuh subur sejak bangku kuliah. Ia aktif di organisasi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dan berhasil mengemban amanat sebagai Ketua Senat Mahasiswa IAIN Padang (1997–1998). Kiprahnya kian melesat hingga menduduki posisi strategis sebagai Sekretaris Jenderal Pengurus Besar (PB) HMI periode 2002–2004.

Selain sibuk di dunia pergerakan mahasiswa, Nuzran juga menaruh perhatian besar pada kegiatan sosial dan keagamaan. Ia aktif membina lembaga pendidikan Al-Qur’an serta memimpin berbagai aksi kepedulian masyarakat di Jambi maupun Jakarta.

Pengalaman organisasi yang matang menjadi modal utama Nuzran saat terjun ke panggung politik nasional. Ia sukses mengamankan kursi Anggota DPD RI utusan Daerah Pemilihan (Dapil) Jambi untuk periode 2004–2009. Selama berkiprah di Senayan, ia fokus memperjuangkan pembangunan daerah, peningkatan mutu pendidikan, dan kesejahteraan masyarakat.

Tak berhenti di situ, Nuzran memperluas pengabdiannya dengan menjadi Staf Ahli Ketua DPR RI serta memimpin sejumlah alat kelengkapan DPD RI. Ia juga memperkuat Komisi Kajian Ketatanegaraan (KKK) MPR RI selama dua periode berturut-turut, yakni 2015–2019 dan 2019–2024.

Di level daerah, Nuzran sempat bertarung dalam kontestasi Pemilihan Kepala Daerah sebagai calon wakil wali kota Sungai Penuh periode 2016–2021. Rekam jejak yang seimbang antara pengalaman nasional dan daerah ini makin memperkaya pemahamannya tentang tata kelola pemerintahan.

Awal tahun 2026 menjadi titik balik penting dalam kariernya. Nuzran terpilih menjadi satu dari sembilan komisioner Ombudsman RI. Berkat integritas dan kapasitas kepemimpinannya, DPR RI akhirnya memberi kepercayaan penuh kepada Nuzran Joher untuk memimpin Ombudsman RI hingga lima tahun ke depan. (**

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA