Anggota Paskibraka Provinsi Jambi 2026. JAMBI, Cuitan.id — Pemerintah Provinsi Jambi menggelar Malam Resepsi Kenegaraan untuk memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 di Auditorium Rumah Dinas Gubernur Jambi.
Acara meriah ini menampilkan berbagai karya seni anak bangsa dari Bumi Sepucuk Jambi yang mengisahkan perjuangan pahlawan serta rakyat Jambi dalam mempertahankan tanah air, adat, dan budaya.
Gubernur Jambi, Al Haris, hadir langsung bersama Wakil Gubernur Abdullah Sani, Ketua TP-PKK Hj. Hesnidar Haris, jajaran Forkopimda, serta para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan instansi vertikal.
Dalam arahannya, Al Haris mengingatkan bahwa perjalanan 81 tahun kemerdekaan Indonesia membawa tanggung jawab besar bagi seluruh elemen masyarakat untuk terus bekerja sama.
“Sudah 81 tahun usia kemerdekaan kita dari tahun 45 sampai 2026 ini, tentu sudah banyak yang telah dilakukan oleh pemimpin kita. Tinggal lagi kita mau bekerja dengan baik. Kami pemerintah ini bersinergi, membangun kolaborasi dan orkestrasi dengan baik sehingga apa yang diharapkan masyarakat bisa terwujud dengan semangat menjadi negara Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur,” ujar Al Haris.
Secara khusus, Al Haris menaruh harapan besar kepada para anggota Paskibraka dan pelajar Jambi agar menjadi duta moral yang membawa dampak positif bagi lingkungan sekitar.
“PR kita banyak, ini khusus saya berpesan pada anak-anak sekolah. Anak-anak yang sudah dikukuhkan kemarin ada janji luar biasa. Bantu pemerintah, jadilah duta-duta untuk menyampaikan pesan moral,” tambahnya.
Ia menegaskan bahwa pemerintah bersama Forkopimda saat ini fokus membina mental generasi muda melalui berbagai kampanye langsung ke daerah, seperti Kota Jambi dan Kabupaten Bungo. Langkah ini memprioritaskan penanganan berbagai isu krusial yang meresahkan masyarakat:
“Kami fokus mengajak masyarakat dan anak-anak sekolah untuk anti narkoba. Kami juga menaruh perhatian pada maraknya geng motor, judi online, hingga paham radikalisme. Termasuk bullying di sekolah, ini sangat penting. Karena tangan pemerintah terbatas, tolong anak-anakku semua bantu kampanyekan ini di sekolah, grup komunitas, dan media sosial seperti IG dan TikTok,” jelas Al Haris.
Menutup arahannya, Al Haris menekankan bahwa tantangan terbesar dalam mengisi kemerdekaan saat ini adalah membentuk karakter generasi muda yang tangguh, memiliki jiwa bela negara, dan siap menjadi penerus bangsa yang membawa Indonesia makin maju.
“Tugas kita mengisi kemerdekaan ini tidaklah mudah. Kita bukan lagi perang di medan tempur, tetapi berjuang menciptakan kader-kader bangsa dan generasi muda yang akan mewarisi negara ini ke depan,” pungkasnya. (**
Tidak ada komentar