Pesona Gunung Kerinci. ist KERINCI, Cuitan.id – Gunung Api Kerinci terus mencuri perhatian para pecinta alam dan menjadi salah satu gunung yang ingin dituju bagi banyak orang yang hobi mendaki.
Sepanjang Mei 2026, Balai Besar Taman Nasional Kerinci Seblat (BB TNKS) mencatat sebanyak 621 pendaki telah menjajal gunung tertinggi di Pulau Sumatera ini.
Tren positif ini membuktikan bahwa pesona jalur legendaris tersebut belum pudar.
Para pendaki mendaftarkan diri melalui dua jalur resmi, yaitu aplikasi online “Ayo ke Taman Nasional” dan pendaftaran langsung di Pos R10 Pemantau Pendakian Kecamatan Kayu Aro, Kabupaten Kerinci.
Kepala Seksi Pengelolaan Taman Nasional Wilayah I Kerinci BB TNKS, David, menjelaskan bahwa mayoritas pengunjung berasal dari dalam negeri. Meski begitu, minat turis asing juga tergolong tinggi.
“Total ada 621 pengunjung selama Mei 2026. Angka ini terdiri dari 523 wisatawan nusantara dan 98 wisatawan mancanegara,” ujar David pada Senin, 1 Juni 2026.
Data ini menegaskan bahwa Gunung Kerinci bukan sekadar destinasi favorit pendaki lokal. Gunung ini memiliki daya pikat internasional yang kuat bagi mereka yang mencari tantangan sejati di jantung Sumatra.
Bagi Anda yang berencana menaklukkan puncak Kerinci, pengelola menerapkan tarif masuk yang sangat terjangkau. Berikut rincian biayanya:
| Hari Kunjungan | Tarif Masuk per Orang | Biaya Wajib Asuransi |
| Hari Biasa (Weekday) | Rp45.000 | Rp2.500 |
| Hari Libur (Weekend) | Rp55.000 | Rp2.500 |
Catatan Penting: Pastikan Anda menyiapkan anggaran yang sesuai dan membawa uang pas untuk mempercepat proses administrasi di pos pendaftaran.
Pihak BB TNKS mengajak seluruh pendaki untuk menjadi petualang yang bertanggung jawab. David mengingatkan masyarakat agar selalu mematuhi aturan kawasan konservasi, menjaga kebersihan dengan membawa pulang sampah, dan mengutamakan keselamatan.
Sebelum melangkah ke jalur pendakian, Anda wajib melapor kepada petugas pos. Proses pendataan ini sangat krusial agar tim penyelamat bisa memberikan pertolongan cepat jika terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan.
Yuk, persiapkan fisik dan mental Anda, lalu nikmati keindahan matahari terbit dari puncak tertinggi Sumatra dengan aman! **
Tidak ada komentar