Kisah Dodi Serampas di Balik Sukses Farenza Garden API Award 2025. MERANGIN, Cuitan.id – Farenza Garden resmi menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional dengan meraih Anugerah Pesona Indonesia (API) Award 2025 dalam kategori Destinasi Kreatif. Penghargaan ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi pengelola, tetapi juga membawa nama baik Kabupaten Merangin dan Provinsi Jambi di kancah pariwisata Indonesia.
Berada di Desa Renah Alai, Kecamatan Jangkat, Farenza Garden menjadi agrowisata unik yang lahir dari kreativitas anak muda desa. Tanpa latar belakang profesional di bidang pariwisata maupun arsitektur, destinasi ini mampu menembus persaingan nasional dan diakui sebagai salah satu destinasi kreatif terbaik di Indonesia.
Di balik keberhasilan besar ini, tersimpan kisah inspiratif seorang pemuda desa bernama Dodi Kussapriadi, S.Pd., M.Pd., atau akrab disapa Dodi Serampas. Ia lahir dan besar di Desa Rantau Kermas, wilayah pegunungan Tanah Serampas yang kaya budaya, hutan adat, serta kopi berkualitas tinggi.
Jejak Inspiratif dari Desa
Perjalanan Dodi dimulai bukan dari panggung prestisius, melainkan dari ladang kopi dan kehidupan sederhana masyarakat adat. Ia menggagas Serampas Kopi bersama warga dan BUMDes Alam Depati Payung. Dodi tidak hanya menjadikan kopi sebagai komoditas ekonomi, tetapi sebagai identitas dan kebanggaan lokal.
Ia juga berperan penting dalam pengelolaan Hutan Adat Rantau Kermas melalui program kreatif Pohon Asuh, di mana setiap pohon memiliki donatur yang membantu menjaga kelestarian dan mendukung kebutuhan sosial warga. Program ini semakin menguatkan reputasi Tanah Serampas sebagai daerah dengan potensi alam dan budaya yang kuat.
Setelah pondasi kopi lokal menguat, Dodi membuat terobosan baru dengan menghadirkan Pansi Coffee, sebuah brand kopi yang membawa cita rasa khas pegunungan Merangin ke pasar yang lebih luas. Produk ini sukses menembus pasar lokal hingga kota-kota besar berkat kemasan profesional dan konsep branding yang kuat.
Titik Balik: Bergabung dengan Farenza Garden
Perjalanan Dodi semakin menarik ketika ia dipercaya ikut mengembangkan Farenza Garden. Dengan ide kreatif dan komitmen yang kuat, ia membantu memperkuat branding, strategi pengelolaan, hingga konsep pengembangan destinasi berbasis pemberdayaan masyarakat dan cerita lokal.
Hasilnya, Farenza Garden bukan hanya menjadi tempat wisata alam, tetapi menjadi destinasi kreatif berbasis cerita, inovasi, dan komunitas.
Puncaknya, pada tahun 2025, Farenza Garden berhasil meraih API Award 2025, dan mengharumkan nama Merangin, Serampas, dan Provinsi Jambi di panggung nasional.
“Kisah Dodi Kussapriadi adalah bukti nyata bahwa perubahan besar dapat lahir dari desa,” ujar salah seorang tokoh masyarakat setempat.
Apresiasi Pemerintah Daerah
Wakil Bupati Merangin, Khafid Moen, turut memberikan apresiasi atas keberhasilan tersebut. Menurutnya, Farenza Garden adalah bukti bahwa anak muda memiliki peran besar dalam memajukan pariwisata daerah.
“Destinasi Farenza Garden menjadi contoh keberhasilan anak muda seperti Satia Hadinata dan Dodi cs dalam mengembangkan pariwisata Jangkat dan Merangin,” ujarnya usai menerima penghargaan API Awards, Selasa (18/11/2025).
Keberhasilan Farenza Garden dan sosok inspiratif seperti Dodi Serampas menunjukkan bahwa ketika pemuda desa bergerak dengan visi, semangat, dan kepedulian terhadap alam dan masyarakat, mereka mampu mengubah wajah daerahnya dan dikenal luas. ***
Tidak ada komentar