Harga Kulit Manis Anjlok, Bupati Monadi Gandeng Buyer Eropa Demi Petani Kerinci

waktu baca 2 menit
Minggu, 11 Okt 2026 22:14 7 admincuitan

KERINCI, Cuitan.id – Harga kulit manis di tingkat petani kini tengah melemah. Menanggapi kondisi ini, Bupati Kerinci, Monadi, mengambil langkah cepat dengan menggandeng pembeli (buyer) internasional asal Eropa guna mendongkrak daya saing komoditas unggulan daerah tersebut.

Bupati Monadi menyambut langsung kunjungan buyer asal Belanda, Jerman, dan Swedia di PTPN IV Kayu Aro, Jumat (9/10/2026). Pertemuan hangat ini membuka peluang emas bagi para petani lokal untuk memperluas jaringan pemasaran sekaligus menembus pasar global secara langsung.

Pemerintah Kabupaten Kerinci tidak tinggal diam menghadapi penurunan harga ini. Pihaknya menargetkan pembagian 1 juta bibit kulit manis berkualitas kepada masyarakat dalam lima tahun ke depan. Program ambisius ini berjalan melalui kolaborasi erat antara pemerintah pusat, provinsi, daerah, serta para mitra suplayer dan buyer.

Menurut Bupati Monadi, peningkatan produksi wajib sejalan dengan kualitas hasil kebun dan pembenahan jalur distribusi yang panjang. Ia ingin para petani memegang kendali penuh atas harga jual hasil panen mereka.

“Kita ingin kulit manis Kerinci semakin berkualitas dan memiliki daya saing yang kuat di pasar internasional. Melalui kolaborasi lintas sektor ini, kita menargetkan 1 juta bibit unggul dalam lima tahun ke depan demi memberikan manfaat nyata bagi para petani,” ungkap Monadi.

Selain fokus pada pembagian bibit unggul, pemerintah daerah juga memangkas rantai pasok yang selama ini merugikan petani saat harga pasar turun. Kehadiran para pengusaha asal Eropa ini diharapkan mampu memotong jalur distribusi, sehingga petani Kerinci mendapatkan harga tawar yang jauh lebih tinggi dan adil.

Sebagai salah satu tumpuan ekonomi masyarakat, komoditas kulit manis di Kerinci membutuhkan perhatian khusus agar kesejahteraan petaninya terus meningkat. Sinergi kuat antara pemerintah dan pelaku pasar internasional ini menjadi angin segar bagi masa depan perkebunan kayu manis di Kerinci agar semakin tangguh dan mendunia. (**

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA