Dua Mahasiswa IAIN Kerinci Tembus Ajang OASE III PTKIN di Yogyakarta

waktu baca 2 menit
Jumat, 6 Nov 2026 12:12 64 admincuitan

YOGYAKARTA, Cuitan.id – Dua mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kerinci resmi membawa nama kampus di ajang Olimpiade Agama, Sains, dan Riset (OASE) III PTKIN se-Indonesia.

Kompetisi bergengsi tingkat nasional ini berlangsung pada 3–7 November 2026 di Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga, Yogyakarta.

Kedua utusan tersebut adalah Durratul Humaira dari Program Studi Hukum Keluarga Islam (HKI) dan Tata Firma Ajaronnisa dari Program Studi Hukum Pidana Islam (HPI). Mereka bersaing bersama ratusan mahasiswa dari berbagai Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri seluruh Indonesia untuk mengasah potensi di bidang keagamaan, sains, dan riset.

Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama IAIN Kerinci, Dr. Halil Khusairi, M.Ag., menyambut hangat partisipasi ini. Beliau menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi para delegasi kampus.

“Kami memandang keikutsertaan ini bukan sekadar mengejar piala. Ini adalah wadah berharga bagi mahasiswa untuk menyerap pengalaman, mengasah potensi diri, serta menumbuhkan semangat berprestasi yang membara,” ujar Halil.

Halil optimistis langkah kedua mahasiswa ini mampu memantik inspirasi bagi rekan-rekannya di IAIN Kerinci agar berani tampil, berkarya, dan memunculkan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat luas.

Menguji Mental dan Mengasah Inovasi

Pendamping kontingen IAIN Kerinci, Muhlasin, M.Pd., menambahkan bahwa ajang ini mematangkan kemampuan akademik sekaligus mental bertanding para peserta. OASE III menjadi ruang bertukar ide, memperluas jejaring, dan memahami peta potensi mahasiswa PTKIN secara nasional.

“Selama mendampingi mereka, kami melihat lompatan pengalaman yang luar biasa. Anak-anak tidak hanya unjuk gigi secara akademik, tetapi juga melatih kedisiplinan, kreativitas, dan daya adaptasi di tengah iklim kompetisi,” jelas Muhlasin.

Kementerian Agama Republik Indonesia bekerja sama dengan UIN Sunan Kalijaga merancang OASE III untuk mencetak generasi ilmuwan muda yang cerdas, berintegritas, dan berdaya saing tinggi dengan pijakan nilai-nilai keislaman.

Menembus Batas, Menatap Masa Depan

Perjalanan menuju Yogyakarta tidak sepenuhnya mulus. Muhlasin mengungkapkan bahwa tim harus melintasi tantangan perjalanan darat-udara yang panjang dari Kerinci, penyesuaian jadwal acara, hingga pengelolaan anggaran yang terbatas.

Namun, keterbatasan tersebut tidak meredupkan tekad delegasi IAIN Kerinci. Rangkaian acara tetap berjalan lancar dan meninggalkan pelajaran berharga bagi mahasiswa maupun pembina.

Partisipasi aktif IAIN Kerinci di kancah nasional ini menegaskan komitmen kampus dalam mendorong budaya riset dan menggembleng mahasiswa menjadi figur yang memberi kontribusi nyata bagi pengembangan keilmuan Islam di Indonesia. (**

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA