Inovasi 3S Sungai Penuh: Solusi Gotong Royong Tekan Stunting dan Angkat Kesejahteraan Warga

waktu baca 3 menit
Kamis, 5 Nov 2026 16:15 2 admincuitan

SUNGAI PENUH, Cuitan.id – Langkah nyata kerap lahir dari gagasan paling sederhana. Kota Sungai Penuh membuktikannya melalui Program 3S—sebuah gerakan kepedulian sosial berbasis gotong royong yang mengusung kepanjangan Segenggam Beras, Sebutir Telur, dan Seribu Rupiah.

Ketua TP PKK Kota Sungai Penuh, Ny. Sri Kartini Alfin, menggagas gerakan ini untuk mengajak seluruh elemen masyarakat saling menguatkan. Setiap minggu, para Aparatur Sipil Negara (ASN), instansi vertikal, hingga komunitas sekolah menyisihkan sedikit rezeki secara sukarela.

Hasil donasi langsung meluncur ke rumah-rumah warga yang membutuhkan, seperti:

  • Ibu hamil dengan kondisi Kekurangan Energi Kronis (KEK)
  • Balita yang mengalami atau berisiko stunting
  • Anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk kebutuhan sekolah (tas dan sepatu)
  • Para lansia yang membutuhkan uluran tangan

Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, S.H., menegaskan bahwa gerakan ini menjadi solusi tepat untuk menjaga kesejahteraan warga di tengah keterbatasan anggaran daerah.

“Gerakan 3S membuktikan bahwa langkah kecil dan sederhana sanggup memberikan dampak yang sangat besar bagi masyarakat,” ujar Alfin.

Capaian Nyata: Angka Stunting Anjlok Drastis

Dampak gerakan ini tidak sekadar jargon belaka. Inovasi 3S Sungai Penuh mencatatkan perubahan konkret pada kualitas kesehatan anak-anak di daerah tersebut.

Data resmi menunjukkan bahwa hingga akhir 2025, angka anak terindikasi stunting turun menjadi 17 kasus dari yang sebelumnya berada di angka 38 kasus. Penurunan sebanyak 21 kasus (55,3%) ini membuktikan efektivitas kolaborasi antara pemerintah, tenaga kesehatan, dan kepedulian warga.

Hingga saat ini, lebih dari 500 keluarga penerima manfaat telah merasakan dampak langsung dari program ini. Paket bantuan kini terus berkembang, mulai dari bahan pangan mentah, paket sembako lengkap, hingga bantuan dana tunai.

Banjir Penghargaan Tingkat Nasional

Kerja keras masyarakat dan Pemerintah Kota Sungai Penuh menorehkan deretan apresiasi bergengsi di tingkat nasional:

  • Pemimpin Daerah Award 2026: Pemkot Sungai Penuh meraih penghargaan Kategori Apresiasi Inovasi Daerah yang diserahkan langsung oleh Wakil Menteri PANRB, Komjen Pol. (Purn.) Drs. Purwadi Arianto, M.Si., di Jakarta.
  • Predikat Gold dari BKKBN: Komunitas 3S Juara bersama mitra Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) menyabet penghargaan tertinggi dari Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN.
  • Juara I Apresiasi Pemda Berprestasi 2026: Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia menganugerahkan penghargaan ini atas keberhasilan tata kelola inovasi daerah.

Selain itu, Pemkot Sungai Penuh juga menerima sertifikat Hak Kekayaan Intelektual (HKI) Komunal untuk lagu daerah dari Kementerian Hukum RI sebagai perlindungan karya budaya lokal.

Menguatkan Budaya Gotong Royong untuk Masa Depan

Wakil Wali Kota Sungai Penuh, Azhar Hamzah, selaku Ketua Tim Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting (TPPPS), terus menggalang kebersamaan ini. Salah satu momen krusial terlihat saat aksi 3S Serentak, di mana ratusan ASN berkumpul usai apel untuk mengumpulkan beras, telur, dan donasi tunai secara bersama-sama.

Bagi Wali Kota Alfin, seluruh piala dan sertifikat ini milik warga Sungai Penuh.

“Prestasi ini bukan keberhasilan individu, melainkan buah dari kerja keras dan kebersamaan seluruh jajaran pemerintah daerah serta dukungan penuh dari masyarakat,” tegasnya.

Pemerintah Kota Sungai Penuh berkomitmen untuk tidak berhenti pada raihan penghargaan. Inovasi 3S akan terus berjalan beriringan dengan pemantauan gizi, edukasi kesehatan, dan pendampingan keluarga agar setiap anak di Sungai Penuh tumbuh sehat, cerdas, dan bebas stunting. (**

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA