Kejari Jakpus Raih Penghargaan Tertinggi Komjak RI 2026. Cuitan.id – Komisi Kejaksaan Republik Indonesia (Komjak RI) menobatkan Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat (Kejari Jakpus) sebagai peringkat pertama kategori Kejaksaan Negeri Tipe A.
Prestasi gemilang ini mengemuka dalam Malam Anugerah Komjak RI yang berlangsung meriah di Balai Diklat Kejaksaan Agung, Ragunan, Jakarta Selatan, Senin malam (25/5/2026).
Penghargaan bergengsi ini menjadi bukti nyata atas kerja keras, dedikasi, serta profesionalisme seluruh jajaran Kejari Jakpus dalam mengawal hukum dan melayani masyarakat.
Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat, Dr. Antonius Despinola, S.H., M.H., menyambut penghargaan ini dengan rasa syukur yang mendalam. Alih-alih merasa jemawa, Antonius justru memandang penghargaan ini sebagai pemantik semangat untuk terus berbenah.
Bagi Antonius, piala ini bukan sekadar lambang kesuksesan, melainkan simbol perjuangan seluruh insan Adhyaksa yang tiada henti memperbaiki diri setiap hari.
“Bagi kami, apresiasi ini bukanlah bentuk prestasi atas kinerja yang telah berhasil kami lakukan. Tapi bagi kami, ini adalah bentuk apresiasi dari perjuangan kami untuk selalu menuju kepada kebaikan dalam melaksanakan kinerja kami sehari-hari,” tutur Antonius hangat saat memberikan sambutan.
Dalam momen bahagia tersebut, Antonius juga mengucapkan terima kasih kepada pimpinan Kejaksaan, khususnya Jaksa Agung ST Burhanuddin, yang selalu mengalirkan dukungan penuh kepada mereka.
“Berkat para pimpinan, kami bisa berbuat yang terbaik untuk instansi ini. Kami bisa bekerja dengan tulus ikhlas demi kemajuan instansi yang kita banggakan saat ini,” tambahnya.
Sebagai penutup rasa terima kasihnya kepada Komjak RI, Antonius pun melantunkan sebuah pantun yang disambut tepuk tangan hadirin:
“Pada Komisi Kejaksaan kami ucapkan terima kasih atas apresiasinya, Mudah-mudahan ini menjadi penyemangat bagi kami untuk selalu berkinerja dan berkarya.”
Apresiasi tinggi juga datang dari Jaksa Agung ST Burhanuddin. Ia menyambut baik inisiatif Komjak RI yang memberikan ruang penghargaan bagi para jaksa maupun ASN non-jaksa yang berprestasi.
Namun, Burhanuddin menitipkan pesan penting. Ia ingin agar acara ini melahirkan dampak nyata, bukan sekadar acara formalitas tahunan. Penghargaan harus benar-benar jatuh ke tangan mereka yang menumpahkan dedikasi dan prestasi riil di lapangan.
“Dan saya mengharapkan bahwa pelaksanaan ini tidak hanya seremonial, tapi betul-betul adalah suatu penganugerahan terhadap para jaksa dan tentunya yang berprestasi,” tegas Burhanuddin.
Ketua Komisi Kejaksaan RI, Pujiyono Suwadi, menjelaskan bahwa anugerah ini lahir dari kolaborasi erat antara Komjak RI dan Persatuan Jaksa Indonesia. Tujuannya satu: membangun institusi kejaksaan yang profesional dan mendapat tempat di hati masyarakat.
Pujiyono menekankan bahwa tugas Komjak RI tidak hanya mengawasi dan menegakkan disiplin, tetapi juga merangkul dan mengapresiasi setiap keringat serta integritas yang insan Adhyaksa tunjukkan.
“Tidak hanya menegakkan disiplin, tetapi juga memberikan apresiasi atas kinerja, integritas, dan dedikasi insan Adhyaksa,” pungkas Pujiyono optimis. **
Tidak ada komentar