MEKKAH, Cuitan.id — Suasana khidmat menyelimuti kompleks suci Masjidil Haram. Wakil Gubernur Wilayah Makkah, Pangeran Saud bin Mishaal bin Abdulaziz, resmi menyerahkan kain Kiswah Ka’bah yang baru kepada keluarga penjaga gerbang Ka’bah pada Jumat (29/5).
Pangeran Saud hadir mewakili Penjaga Dua Masjid Suci, Raja Salman bin Abdulaziz Al-Saud. Penyerahan ini menjadi bagian dari tradisi agung tahunan yang menandai kesiapan menyambut tahun baru Hijriah.
Sebagai Wakil Ketua Komite Tetap untuk Haji dan Umrah, Pangeran Saud memimpin langsung prosesi sakral ini.
Penghormatan untuk Keluarga Penjaga Ka’bah
Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi, Tawfiq Al-Rabiah, turut menyaksikan dan menandatangani berita acara upacara penyerahan ini. Tawfiq sendiri saat ini mengemban amanah sebagai Ketua Dewan Otoritas Umum untuk Urusan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi.
Pada sisi penerima, Wakil Kepala Penjaga Gerbang Ka’bah, Abdul Malik bin Taha Al-Shaibi, membubuhkan tanda tangannya. Keluarga Al-Shaibi memegang amanah yang sangat istimewa ini. Mereka setia menjaga kunci Ka’bah secara turun-temurun sejak zaman Nabi Muhammad SAW.
Catatan Penting: Penyerahan simbolis ini menegaskan bahwa otoritas Arab Saudi telah siap sepenuhnya untuk mengganti kain penutup Ka’bah dalam waktu dekat.
Kilau Sutra dan Benang Emas di 1 Muharram
Pihak berwenang menjadwalkan pemasangan Kiswah baru ini pada tanggal 1 Muharram nanti, tepat saat umat Muslim merayakan pergantian tahun baru Islam.
Sebelum sampai ke tahap ini, para pengrajin ahli di Kompleks Raja Abdulaziz telah mencurahkan seluruh kemampuan mereka. Mereka memproduksi kain penutup suci ini dengan standar keahlian tertinggi.
Berikut adalah detail kemegahan kain Kiswah baru yang akan menghias kiblat umat Islam:
-
Bahan Baku Premium: Menggunakan sutra alami berkualitas tinggi dengan warna hitam pekat yang elegan.
-
Detail Ukuran: Memiliki tinggi mencapai 14 meter.
-
Sabuk Dekoratif (Hizam): Membentang sepanjang 47 meter dengan lebar 95 sentimeter di sepertiga bagian atas Ka’bah.
-
Sentuhan Seni Tinggi: Terdiri dari 16 panel yang memuat dekorasi motif Islami. Para seniman menyulam kaligrafi ayat suci Al-Qur’an menggunakan benang berlapis emas dan perak murni.
Pemerintah Arab Saudi terus mempertahankan tradisi ini sebagai bentuk penghormatan tertinggi terhadap Baitullah. Mereka memadukan keahlian tangan para seniman, pengawasan ketat, dan teknologi modern untuk menghasilkan mahakarya terbaik bagi umat Islam sedunia. **
Tidak ada komentar