Susul Ronaldo, Lionel Messi Resmi Jadi Pesepak Bola Miliarder Baru

waktu baca 3 menit
Senin, 25 Mei 2026 15:00 4 admincuitan

Cuitan.id – Megabintang sepak bola, Lionel Messi, kini mengukir sejarah baru di luar lapangan hijau. Pemain berjuluk La Pulga tersebut resmi menyusul rival abadinya, Cristiano Ronaldo, ke dalam jajaran pesepak bola yang memiliki kekayaan bernilai miliaran dolar.

Berdasarkan analisis terbaru dari Bloomberg, kekayaan bersih kapten Timnas Argentina ini sekarang sudah melampaui angka 1 miliar dolar AS atau setara dengan Rp17 triliun (asumsi kurs Rp17.000 per dolar AS).

Berawal dari Kontrak di Atas Serbet

Perjalanan Messi menuju puncak finansial global ini memiliki cerita yang sangat unik. Kisah suksesnya bermula saat ia masih remaja. Kala itu, ia menerima pinangan FC Barcelona melalui sebuah kesepakatan sederhana yang tertulis di atas selembar serbet kertas.

Barcelona berani mengambil risiko besar dengan membiayai seluruh terapi hormon pertumbuhan Messi. Langkah ini berbeda total dengan klub masa kecil Messi di Argentina, Newell’s Old Boys, yang sebelumnya menghentikan bantuan dana karena menganggapnya terlalu berisiko. Kepercayaan Barcelona akhirnya berbuah manis, dan investasi tersebut mengubah Messi menjadi salah satu pemain terbaik sepanjang sejarah dunia.

Mengintip Gurita Bisnis dan Sumber Kekayaan Messi

Pemain yang kini menginjak usia 38 tahun tersebut mengumpulkan pundi-pundi kekayaannya dari berbagai sumber pendapatan. Sejak tahun 2007, Messi mengantongi lebih dari 700 juta dolar AS hanya dari sektor gaji dan bonus di lapangan hijau.

Setelah menghitung potongan pajak, hasil investasi, serta kontrak sponsor dengan berbagai brand global, total kekayaan bersih Messi kini resmi menembus angka miliaran dolar.

Berbeda dengan Cristiano Ronaldo yang membangun kekayaan lewat citra iklan yang kuat di bidang fesyen dan gaya hidup, Messi memilih jalur yang lebih tenang. Bersama sang ayah, Jorge Messi, ia mengelola investasi secara agresif dalam beberapa tahun terakhir melalui sektor properti, bisnis kuliner, hingga investasi strategis di industri olahraga.

Menolak Uang Arab Saudi Demi Inter Miami

Sebenarnya, Messi bisa meraih status miliarder ini jauh lebih cepat. Usai mengantar Argentina mengangkat trofi Piala Dunia 2022, sebuah klub dari Liga Arab Saudi menyodorkan tawaran fantastis senilai 400 juta dolar AS per tahun.

Namun, Messi menolak tawaran tersebut dan memilih pindah ke Amerika Serikat untuk membela Inter Miami CF.

“Uang tidak pernah menjadi masalah atau hambatan bagi saya dalam hal apa pun,” ungkap Messi kepada media Mundo Deportivo. “Jika ini semua karena uang, saya pasti sudah pergi ke Arab Saudi atau tempat lain.”

Keputusan pindah ke Inter Miami ternyata membawa berkah finansial yang jauh lebih cerdas. Kontrak Messi di Amerika Serikat mencakup poin-poin istimewa, termasuk opsi kepemilikan saham Inter Miami yang juga dimiliki oleh legenda Inggris, David Beckham.

Dampak Instan di Amerika Serikat

Kedatangan Messi langsung mendongkrak nilai jual Inter Miami secara drastis. Lembaga analisis Sportico mencatat nilai pasar klub tersebut melonjak lebih dari 20 persen hingga mencapai 1,45 miliar dolar AS. Angka ini menempatkan Inter Miami sebagai klub sepak bola paling bernilai di Amerika Serikat, sekaligus menduduki peringkat ke-16 di dunia.

Tak hanya itu, Messi juga mendapatkan keuntungan segar dari luar lapangan. Ia menerima persentase bagi hasil dari setiap pelanggan baru layanan streaming MLS Season Pass milik Apple. Pemilik Inter Miami, Jorge Mas, membeberkan bahwa jumlah pelanggan Apple TV melonjak dua kali lipat sejak Messi bergabung. Jorge Mas juga menyebut pendapatan tahunan Messi dari Inter Miami berkisar antara 70 juta hingga 80 juta dolar AS.

Menatap Masa Depan Setelah Pensiun

Kini, Messi terus memperluas jaringan bisnisnya ke berbagai sektor untuk menyambut masa pensiun. Ia baru saja meluncurkan produk minuman olahraga bernama Más+ by Messi dan mendanai jaringan restoran khas Argentina.

Bahkan, Messi mulai mengoleksi klub sepak bola. Ia telah membeli saham klub divisi lima Spanyol, Cornella, serta berinvestasi di klub Uruguay, Deportivo LSM, bersama sahabatnya, Luis Suarez.

“Sepak bola pasti memiliki masa berakhir. Bisnis adalah sesuatu yang sangat saya sukai, dan saya masih terus belajar banyak hal di bidang ini,” tutup Messi optimis. **

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA