PUPR Kerinci dan Warga Bersatu Perbaiki Jalan Lumpur Jadi Lancar di Renah Pemetik

waktu baca 3 menit
Sabtu, 13 Jun 2026 09:00 5 admincuitan

KERINCI, Cuitan.id — Harapan baru yang sangat dinanti kini tumbuh di hati masyarakat Renah Pemetik. Setelah sekian lama menghadapi jalanan yang rusak parah dan berlumpur, warga akhirnya bisa bernapas lega.

Melalui sebuah aksi nyata yang penuh kehangatan, masyarakat setempat menggandeng Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kerinci untuk membenahi akses jalan utama mereka.

Kebersamaan ini melahirkan sebuah gerakan gotong royong yang luar biasa. Warga dan personel Dinas PUPR Kerinci turun langsung ke lapangan secara bersama-sama. Mereka fokus membersihkan sisa-sisa lumpur tebal yang menutup jalan serta membuat saluran air (drainase) baru agar air hujan tidak lagi menggenangi jalur tersebut.

Lumpur Tebal yang Sempat Melumpuhkan Ekonomi

Sebelum aksi gotong royong ini berjalan, kondisi jalur Renah Pemetik memang sangat memprihatinkan. Lumpur yang begitu tebal membuat kendaraan biasa sama sekali tidak berdaya. Bahkan, mobil tangguh berpenggerak empat roda (4×4) sekalipun kerap terjebak dan gagal melintas di titik-titik paling parah.

Kondisi tersebut jelas memukul kehidupan sehari-hari warga. Selain mengganggu perjalanan, jalan rusak ini sempat menghentikan denyut nadi perekonomian masyarakat. Petani setempat kesulitan mengangkut hasil panen dari ladang dan kebun, padahal sektor pertanian inilah yang menjadi tumpuan utama hidup mereka.

Melihat kondisi darurat ini, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kerinci, Ir. Maya Novefri Handayani, ST., melalui Kepala Bidang Bina Marga, Ir. Frans Mellas Pratama, ST., MT., langsung mengambil tindakan cepat. Dinas PUPR mengutamakan perbaikan darurat ini demi membuka kembali isolasi transportasi warga.

Petugas di lapangan berfokus penuh untuk menyingkirkan material lumpur, memperbaiki saluran air, serta memberikan penambalan sementara pada titik-titik jalan yang hancur.

“Kami melakukan penanganan darurat dan sementara ini agar masyarakat bisa segera menggunakan kembali jalan ini. Walaupun anggaran kami saat ini sangat terbatas, kami memprioritaskan titik-titik paling parah agar kendaraan bisa lewat, sambil kami menyiapkan rencana penanganan yang lebih permanen,” jelas Frans dengan penuh optimisme.

Frans juga menambahkan bahwa musuh utama jalan tersebut adalah genangan air hujan yang mengubah tanah menjadi bubur lumpur. Oleh karena itu, pembuatan parit di sisi jalan menjadi kunci penting agar jalan tidak cepat rusak kembali.

Kepala Desa dan Warga Bersatu Padu

Langkah cepat dari Dinas PUPR Kerinci ini langsung mendapat sambutan hangat dan apresiasi tinggi dari para pemimpin desa setempat. Kepala Desa Lubuk Tabun dan Kepala Desa Sungai Kuning langsung menggerakkan warga mereka untuk membantu para petugas PUPR di lapangan.

Kehadiran warga yang terjun langsung membawa cangkul dan peralatan seadanya membuat proses kerja menjadi jauh lebih cepat. Aksi ini juga membuktikan betapa besarnya rasa memiliki warga terhadap fasilitas publik yang menguasai hajat hidup orang banyak ini.

“Kami sangat berterima kasih atas respons cepat Dinas PUPR Kerinci. Jalan ini adalah urat nadi kami. Oleh karena itu, kami mengajak seluruh warga untuk bahu-membahu menyukseskan perbaikan ini agar aktivitas kita semua kembali normal,” ujar kedua kepala desa tersebut kompak.

Suasana di lapangan pun terlihat sangat menyentuh. Warga, perangkat desa, dan petugas pemerintah bekerja berdampingan tanpa sekat. Mereka saling berbagi tugas; ada yang mencangkul tanah, mengarahkan aliran air, hingga menyediakan konsumsi alakadarnya untuk menjaga semangat kerja.

Kini, warga menaruh harapan besar agar Pemerintah Kabupaten Kerinci terus melanjutkan perhatian ini dalam bentuk pengaspalan yang permanen di masa depan. Jalan yang mulus tentunya akan mempercepat distribusi hasil tani dan membawa kesejahteraan yang lebih baik bagi seluruh masyarakat Renah Pemetik. **

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA