Profil Hector Souto, Pelatih di Balik Kemenangan Telak Timnas Futsal Indonesia atas Korea Selatan. ist JAKARTA, Cuitan.id – Nama Hector Souto kembali menjadi sorotan publik futsal Asia setelah sukses mengantarkan Timnas Futsal Indonesia meraih kemenangan telak 5-0 atas Korea Selatan pada laga pembuka Grup A Piala Asia Futsal 2026.
Bermain di Indonesia Arena, Selasa (27/1/2026), skuad Garuda tampil dominan sejak menit awal. Kemenangan besar ini bukan hanya menegaskan kekuatan Indonesia di level Asia, tetapi juga memperlihatkan kualitas kepelatihan pelatih asal Spanyol tersebut.
Di bawah arahan Souto, permainan Indonesia terlihat disiplin, agresif, dan efektif. Lima gol yang bersarang ke gawang Korea Selatan menjadi cerminan filosofi yang ia terapkan: intensitas tinggi, penguasaan ruang, serta fleksibilitas taktik sesuai karakter lawan. Pendekatan tersebut membuat Indonesia mampu mengontrol jalannya pertandingan dari awal hingga akhir.
Hector Souto bukan sosok asing di dunia futsal Tanah Air. Pelatih kelahiran Lugo, Spanyol, 7 Desember 1981 ini sebelumnya mencatat prestasi gemilang bersama Bintang Timur Surabaya dengan mempersembahkan dua gelar Liga Futsal Profesional 2021 dan 2022. Ia juga membawa klub tersebut menjadi tim Indonesia pertama yang menjuarai Piala AFF Futsal Antarklub 2022.
Rekam jejak impresif itu membuat Souto dipercaya menukangi Timnas Futsal Indonesia sejak Agustus 2024. Sebelum berkiprah di Indonesia, ia telah menimba pengalaman di Eropa dan Asia, termasuk melatih Prone Lugo, Oxipharma Granada, serta Timnas Futsal Vietnam (2018–2019). Ia juga sempat kembali ke Spanyol untuk menangani O Parrulo Ferrol sebelum akhirnya fokus membangun fondasi futsal Indonesia.
Tak hanya berperan sebagai pelatih kepala, Hector Souto juga mengemban tugas strategis sebagai Direktur Teknik Federasi Futsal Indonesia (FFI). Dalam peran ini, ia bertanggung jawab atas pengembangan filosofi permainan nasional, pembinaan usia dini, peningkatan kualitas pelatih, serta penguatan kompetisi liga profesional. Target jangka panjangnya pun jelas, yakni mengantar Indonesia lolos ke Piala Dunia Futsal 2028.
Meski meraih kemenangan besar di laga pembuka, Souto memilih tetap bersikap realistis. Menjelang pertandingan berikutnya melawan Kirgistan, ia menekankan pentingnya fokus dan penyesuaian strategi. Menurutnya, Kirgistan memiliki kekuatan fisik dan duel individu yang berbahaya.
“Kami tidak bisa menggunakan pendekatan yang sama untuk setiap lawan. Kami harus memahami kekuatan mereka dan menyiapkan rencana terbaik,” ujar Souto.
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa kemenangan atas Korea Selatan bukanlah tujuan akhir, melainkan awal perjalanan panjang Timnas Futsal Indonesia di Piala Asia Futsal 2026, dengan Hector Souto sebagai nahkoda utama. ***
Tidak ada komentar