Prabowo Minta Menu Makan Bergizi Gratis Bebas Telur Dadar Tepung

waktu baca 3 menit
Senin, 8 Jun 2026 06:00 49 admincuitan

Cuitan.id – Presiden Prabowo Subianto menaruh perhatian besar pada kualitas menu dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Saat menghadiri acara Building Indonesia’s Future Generations Through Nutrition di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, ia memberikan catatan penting terkait menu makanan untuk anak-anak.

Setelah sebelumnya mengingatkan para mitra agar tidak memotong satu ekor ayam menjadi lebih dari 14 bagian, kali ini Prabowo menyoroti cara mengolah telur. Beliau meminta para penyedia makanan tidak menyajikan telur dalam bentuk telur dadar yang bercampur tepung.

Prabowo menilai, praktik mencampur telur dengan bahan lain justru berpotensi menurunkan kualitas gizi yang anak-anak terima.

“Yang kedua, telur jangan bikin dadar. Saya sudah lama jadi orang Indonesia, kalau telur dadar nanti dicampur macam-macam itu. Iya kan? Tepungnya lebih banyak dari telurnya,” ujar Prabowo di hadapan para hadirin.

Lantas, bagaimana fakta kesehatan melihat hal ini? Apakah campuran tepung benar-benar memangkas nutrisi penting untuk tumbuh kembang anak?

Membedah Nutrisi: Telur Ceplok vs Telur Dadar Tepung

Telur sejatinya merupakan bahan pangan lokal yang kaya akan nutrisi tinggi. Merujuk pada Tabel Komposisi Pangan Indonesia (TKPI), satu butir telur ayam segar menyimpan sekitar 70 kilokalori (kkal) energi, 6 hingga 7 gram protein, serta 5 gram lemak alami.

Ketika juru masak mengolahnya menjadi telur ceplok, kandungan protein di dalamnya tidak berubah karena porsinya tetap utuh satu butir. Proses penggorengan menggunakan minyak hanya menambah sekitar 40 hingga 50 kkal energi dan 4 sampai 5 gram lemak. Alhasil, sebutir telur ceplok matang mengandung sekitar 110 hingga 120 kkal energi dengan total lemak sekitar 9 gram.

Kondisinya berubah drastis saat dapur umum membuat telur dadar dengan campuran tepung. Penambahan tepung memang memanipulasi tampilan fisik telur sehingga terlihat jauh lebih besar dan tebal. Sayangnya, tepung sama sekali tidak menambah protein hewani yang anak-anak butuhkan.

Bahkan, nilai protein per porsi berisiko merosot tajam jika satu adonan telur harus berbagi ke banyak piring.

Sebagai ilustrasi, bayangkan sebuah dapur mengocok tiga butir telur, lalu mencampurnya dengan sebaskom tepung. Adonan ini menghasilkan telur dadar raksasa yang kemudian harus dipotong menjadi enam bagian untuk enam anak. Artinya, setiap anak hanya mendapatkan setengah butir telur, padahal mereka juga mengonsumsi tumpukan kalori dari minyak yang terserap selama proses menggoreng.

Oleh karena itu, kita tidak bisa menyamaratakan kandungan gizi telur dadar. Jumlah kalori, protein, dan mineralnya sangat bergantung pada kejujuran komposisi bahan adonan. Semakin banyak bahan pengisi (seperti tepung), semakin sedikit pula asupan protein hewani yang masuk ke tubuh anak.

Pentingnya Kepastian Gizi untuk Anak Indonesia

Sajian telur ceplok atau telur rebus utuh memberikan garansi pasti mengenai jumlah protein yang anak-anak konsumsi. Kepastian ini menjadi kunci utama karena protein hewani memegang peran krusial dalam mendukung pertumbuhan fisik, perkembangan sel otak, pembentukan jaringan tubuh, serta memperkuat sistem imun anak.

Pemerintah merancang program Makan Bergizi Gratis untuk mendongkrak kualitas kesehatan generasi muda dan mencetak anak-anak Indonesia yang cerdas serta produktif. Karena program ini umumnya hanya memberikan satu kali makan dalam sehari, maka kualitas setiap lauk di atas piring menjadi sangat mutlak.

Makanan yang terlihat penuh dan mengenyangkan belum tentu sehat jika bahan utamanya terlalu sedikit atau kalah dominan oleh bahan pengisi yang miskin nutrisi.

Melalui pengawasan ketat terhadap kualitas sumber protein seperti telur ini, pemerintah dapat memastikan kesuksesan program MBG. Semakin murni dan berkualitas zat gizi yang anak-anak terima, semakin besar pula peluang bangsa ini melahirkan generasi emas yang bebas stunting. (Tim)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA