Kim Soo-hyun. (Foto: Instagram/soohyun_k216) Cuitan.id – Kepolisian Korea Selatan akhirnya membawa titik terang dalam kasus yang menyeret nama aktor papan atas, Kim Soo-hyun. Polisi memastikan bahwa rumor hubungan asmara antara Kim Soo-hyun dan mendiang aktris Kim Sae-ron saat di bawah umur adalah berita bohong alias hoaks.
Dalam penyelidikan terbaru, pihak berwajib menemukan bahwa dalang di balik penyebaran rumor ini menggunakan manipulasi obrolan chat dan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk menjatuhkan reputasi sang aktor.
Melansir laporan dari TV Daily dan JoongAng Ilbo, Kepolisian Gangnam Seoul kini telah mengajukan surat perintah penangkapan terhadap Kim Se-ui. Pria ini merupakan perwakilan dari kanal YouTube kontroversial, Garo Sero Research Institute.
Polisi menjerat Kim Se-ui atas dugaan pencemaran nama baik yang fatal. Berdasarkan berkas kepolisian, tersangka sengaja menyebarkan informasi palsu tersebut demi meraup keuntungan ekonomi dari konten YouTube miliknya. Polisi menegaskan bahwa tersangka sebenarnya tahu persis kalau Kim Soo-hyun tidak pernah menjalin hubungan asmara dengan mendiang Kim Sae-ron.
Penyelidikan polisi mengungkap fakta mengejutkan mengenai bukti-bukti yang sempat beredar pada Maret 2025. Dari 11 foto tangkapan layar percakapan yang tersangka dapatkan dari pihak keluarga mendiang, Kim Se-ui terbukti mengedit sedikitnya tujuh bagian. Ia sengaja mengubah nama lawan bicara dalam chat tersebut menjadi nama Kim Soo-hyun agar terlihat nyata.
Tak hanya memanipulasi pesan teks, polisi juga menemukan fakta bahwa rekaman suara mendiang yang rilis pada Mei tahun lalu merupakan hasil rekayasa teknologi AI.
Kasus ini juga menyeret kuasa hukum dari pihak keluarga mendiang Kim Sae-ron. Polisi menduga sang pengacara terlibat secara terencana dalam menyediakan materi tuduhan dan ikut menggoreng rumor palsu ini ke publik.
Mengenai hal ini, Ko Sang-rok selaku kuasa hukum Kim Soo-hyun memberikan klarifikasi lewat media sosialnya. Ia menjelaskan bahwa pihaknya tidak menuntut pengacara tersebut. Status tersangka itu murni muncul karena polisi menemukan bukti kuat bahwa sang pengacara bertindak sebagai kaki tangan pelaku utama.
“Sangat jarang terjadi seorang pengacara berubah status menjadi tersangka karena bersekongkol dengan pelaku kejahatan utama,” ujar Ko Sang-rok.
Rumor kejam ini membawa dampak yang sangat masif bagi kehidupan Kim Soo-hyun. Polisi menyoroti bagaimana fitnah tersebut telah menghancurkan reputasi sosial, mengganggu stabilitas ekonomi, dan mengancam kelangsungan karier sang aktor.
Saat ini, Kim Soo-hyun bahkan harus menjalani perawatan psikiatris akibat tekanan psikologis yang serius. Polisi menilai tindakan tegas harus segera diambil karena jika rumor terus menyebar, kondisi kesehatan mental sang korban bisa semakin memburuk dan sulit untuk pulih.
Di sisi lain, Kim Se-ui menolak tuduhan tersebut. Lewat siaran langsung di kanal YouTube-nya, ia berdalih bahwa langkah kepolisian ini merupakan sebuah konspirasi untuk menjegal kerja jurnalistiknya.
Ia mengklaim bahwa surat penangkapan itu sengaja terbit secara mendadak untuk membatalkan rencana perjalanannya ke Hanoi, Vietnam, tempat ia berencana menginvestigasi kasus hukum lain yang melibatkan seorang politisi terkemuka. **
Tidak ada komentar