Mengenal Sosok Nabi Idris AS: Sang Pelopor Ilmu Pengetahuan

waktu baca 3 menit
Selasa, 28 Apr 2026 05:00 51 admincuitan

Cuitan.id – Allah SWT mengabadikan nama Nabi Idris AS dalam Al-Qur’an sebagai sosok yang memiliki martabat sangat tinggi. Beliau merupakan nabi ketiga setelah Nabi Adam AS dan Nabi Syits AS.

Hidup sekitar tahun 4533–4188 SM di wilayah Babilonia (Irak), Nabi Idris AS terkenal sebagai pribadi yang sangat cerdas. Beliau menjadi manusia pertama yang mengenal tulisan, menjahit pakaian, hingga mempelajari ilmu perbintangan.

Dakwahnya menyasar kaum Bani Qabil dan Memphis. Semangat ibadahnya yang luar biasa membuat beliau selalu ingin menambah amalan setiap harinya.

Pertemuan Tak Terduga di Langit Keempat

Kisah paling fenomenal dari Nabi Idris AS bermula ketika beliau menerima wahyu bahwa Allah SWT mengangkat amalannya setiap hari setara dengan total amalan seluruh umat manusia di masanya. Kabar ini justru memacu beliau untuk hidup lebih lama agar bisa terus beribadah.

Nabi Idris AS kemudian meminta bantuan seorang sahabat dari kalangan malaikat untuk membawanya naik ke langit. Tujuannya sederhana: beliau ingin memohon kepada Malaikat Maut agar menunda ajalnya.

Berikut adalah kronologi peristiwa tersebut:

  1. Perjalanan Langit: Malaikat membawa Nabi Idris AS di atas sayapnya menuju langit.

  2. Pertemuan di Langit Keempat: Secara mengejutkan, mereka berpapasan dengan Malaikat Maut di langit keempat.

  3. Tanda Tanya Sang Malaikat Maut: Saat mendengar permintaan Nabi Idris, Malaikat Maut justru terheran-heran. Ia mengaku baru saja menerima perintah Allah untuk mencabut nyawa Idris di langit keempat.

  4. Takdir yang Tergenapi: Malaikat Maut sempat bingung bagaimana mungkin ia harus mencabut nyawa Idris di langit, padahal Idris seharusnya berada di bumi.

Di titik itulah, Nabi Idris AS mengembuskan napas terakhirnya. Beliau wafat tepat di lokasi yang telah Allah gariskan, jauh tinggi di atas bumi.

Menjawab Misteri: Apakah Nabi Idris AS Masih Hidup?

Banyak orang bertanya-tanya, apakah Nabi Idris AS masih hidup seperti Nabi Isa AS? Berdasarkan riwayat yang shahih dari Ibnu Jarir, terdapat poin penting untuk memahami hal ini:

  • Proses Pengangkatan: Benar bahwa Allah mengangkat Nabi Idris AS ke langit dalam keadaan hidup.

  • Status Kewafatan: Meskipun beliau naik ke langit dalam keadaan hidup, beliau akhirnya wafat saat Malaikat Maut mencabut nyawanya di langit keempat.

Jadi, Nabi Idris AS telah wafat dan tidak hidup kekal di dunia atau langit hingga saat ini. Keistimewaan beliau terletak pada tempat wafatnya yang mulia dan derajat tinggi yang Allah berikan kepadanya di sisi-Nya.

“Dan Kami telah mengangkatnya ke martabat yang tinggi.” (QS. Maryam: 57)

Pesan Moral untuk Kita

Kisah Nabi Idris AS mengajarkan kita tentang semangat yang tak pernah padam dalam beramal saleh. Meskipun takdir kematian adalah sebuah kepastian, kerinduan untuk terus mengabdi kepada Sang Pencipta adalah kualitas jiwa yang membawa seseorang menuju derajat tertinggi. **

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA