Hj. Hesnidar Haris Dorong Gerakan Jambi Bersholawat Jadi Wisata Religi

waktu baca 3 menit
Senin, 25 Mei 2026 18:00 69 admincuitan

Cuitan.id – Ketua Tim Penggerak PKK (TP-PKK) Provinsi Jambi, Hj. Hesnidar Haris, SE, memiliki impian besar untuk bumi Jambi. Ia ingin “Gerakan Jambi Bersholawat” menjadi agenda tetap bulanan dan tahunan, bahkan mampu menembus sektor wisata religi unggulan di Provinsi Jambi.

Langkah ini bukan tanpa alasan. Selain menjaga tradisi Islam Nusantara, gerakan tersebut membawa misi besar untuk memperkuat posisi Jambi sebagai daerah yang ramah, toleran, dan religius.

Hesnidar menyampaikan gagasan tersebut saat menghadiri acara Supervisi, Evaluasi, dan Sosialisasi “Gerakan Jambi Bersholawat” di Serambi Rumah Dinas Bupati Batang Hari, Senin (25/05/2026).

Acara ini turut dihadiri oleh Sekda Batang Hari Mula P. Rambe, S.Sos., M.H, Asisten II Sekda, Ketua TP-PKK Batang Hari Zulva Fadhil, serta para pengurus PKK setempat.

Menyelaraskan Program Hingga Tingkat Desa

Dalam arahannya, Hesnidar menjelaskan bahwa TP-PKK Provinsi Jambi menggelar kegiatan ini untuk menyelaraskan program kerja dari tingkat provinsi hingga ke tingkat kabupaten, kecamatan, desa, dan kelurahan.

Sebagai mitra strategis pemerintah, PKK memegang peran penting dalam membina mental spiritual dan memperkuat karakter keluarga.

“Kami menggulirkan Gerakan Jambi Bersholawat ini sebagai wadah untuk menghidupkan kembali semangat kebersamaan, kepedulian, dan nilai gotong royong yang berlandaskan nilai keagamaan,” ujar Hesnidar.

Ia juga mengingatkan para pengurus mengenai pentingnya tata kelola administrasi yang tertib dan berjenjang. Jalur koordinasi harus berjalan rapi dari desa, kecamatan, kabupaten, hingga provinsi agar penyaluran bantuan dan komunikasi program tidak melompat-lompat.

Dukungan Literasi Al-Qur’an dan Buku Sholawat

Dalam momen tersebut, Hesnidar mengapresiasi semangat para kader yang hadir di tengah keterbatasan cuaca. Ia juga menekankan pentingnya estafet informasi agar pesan kebaikan ini benar-benar sampai ke tengah masyarakat desa.

TP-PKK Jambi tidak berjalan sendiri. Mereka menggandeng perwakilan Kementerian Agama dan penyuluh agama. Dalam kesempatan ini, setiap penyuluh menerima 15 eksemplar buku panduan sholawat.

Selain itu, seorang dermawan turut menyumbangkan 3.000 buku tambahan untuk mendukung gerakan ini. Pemerintah Provinsi Jambi melalui Biro Kesra bersama TP-PKK juga tengah menyiapkan anggaran pelatihan Training of Trainers (TOT) bagi 300–380 guru PAI jenjang SLTA yang akan berlangsung pada Juli atau September mendatang.

Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pemberantasan buta aksara Al-Qur’an, Hesnidar menyerahkan buku petunjuk “Belajar 30 Menit Bisa Membaca Al-Qur’an” kepada Ketua TP-PKK Kabupaten Batang Hari, Zulva Fadhil.

Benteng Moral Keluarga dari Judi Online

Pemerintah Kabupaten Batang Hari menyambut hangat kunjungan ini. Sekda Batang Hari, Mula P. Rambe, mengajak seluruh peserta untuk menyerap ilmu dari sosialisasi ini dan langsung menerapkannya di lingkungan rumah serta tempat kerja.

Di sisi lain, Ketua TP-PKK Batang Hari, Zulva Fadhil, memberikan pujian tinggi untuk gerakan ini. Sebagai Bunda Literasi, Zulva membagikan pengalamannya yang mendalami makna Sholawat Busyro, yang menurutnya memiliki empat manfaat luar biasa:

  • Menenangkan hati

  • Mengabulkan hajat

  • Mencegah masalah

  • Menambah rezeki

“Rugi sekali kalau kita tidak membaca dan melafadzkannya dalam kehidupan sehari-hari,” tutur Zulva.

Lebih jauh, Zulva mengingatkan bahwa gerakan spiritual seperti ini bisa menjadi benteng moral yang ampuh bagi keluarga, terutama dalam membentengi anak-anak dan suami dari maraknya bahaya judi online.

“Pencegahan judi online harus dimulai dari rumah. Dengan memperbanyak sholawat, hati menjadi tenang dan rezeki bertambah. Ini adalah ikhtiar batin sekaligus ikhtiar sosial kita bersama,” kunci Zulva. **

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA