Ilustrasi – Cara Mudah Beribadah di Raudhah: Panduan Lengkap untuk Jemaah. Cuitan.id — Raudhah selalu menjadi magnet bagi setiap jemaah haji Indonesia saat menginjakkan kaki di Madinah. Terletak di antara mimbar dan makam Rasulullah SAW, area ini memiliki julukan “Taman Surga”.
Banyak orang meyakini bahwa doa-doa yang meluncur di sini akan langsung menembus langit karena keistimewaannya.
Keistimewaan ini merujuk pada sabda Rasulullah SAW: “Apa yang ada di antara rumahku dan mimbarku adalah salah satu taman dari taman-taman surga” (HR. Bukhari dan Muslim).
Bagi Anda yang sedang berada di Tanah Suci, berikut adalah langkah praktis untuk bisa masuk dan beribadah di Raudhah dengan tenang.
Pemerintah Arab Saudi memberikan dua pilihan akses bagi jemaah untuk menjaga ketertiban di area suci ini:
Jalur Tasreh Kolektif Kementerian Agama RI melalui Bimbingan Ibadah di setiap sektor telah menyiapkan Tasreh (surat izin) khusus bagi jemaah haji Indonesia. Jemaah hanya perlu mengikuti jadwal yang sudah panitia tentukan tanpa harus mendaftar secara mandiri.
Aplikasi Nusuk (Mandiri) Nusuk merupakan aplikasi resmi dari Pemerintah Arab Saudi untuk memudahkan jemaah mengatur waktu ibadah. Lewat aplikasi ini, Anda bisa memilih waktu kunjungan secara fleksibel melalui dua pilihan:
Jalur Reguler: Biasanya berlaku satu kali kunjungan dalam setahun.
Instant Track (Jalur Petir): Anda bisa mendapatkan kuota secara mendadak saat berada di sekitar Masjid Nabawi, sesaat sebelum jam operasional Raudhah dimulai.
Proses pendaftaran melalui aplikasi seringkali membingungkan bagi sebagian orang. Pastikan Anda mengikuti langkah berikut:
Buat Akun: Unduh aplikasi Nusuk dan daftar menggunakan data paspor.
Keamanan Kata Sandi: Ini poin penting. Pastikan kata sandi Anda minimal terdiri dari 8 karakter, mencakup huruf besar, huruf kecil, angka, dan simbol (contoh: Haji2024!).
Lengkapi Profil: Isi data pribadi dengan benar agar sistem mengenali identitas Anda.
Pilih Waktu: Tentukan tanggal dan jam kunjungan yang masih tersedia. Jika Anda berhalangan hadir, aplikasi juga menyediakan fitur pembatalan dengan menyertakan alasan yang jelas.
Ibadah haji bukan sekadar hubungan dengan Tuhan, tapi juga antarmanusia. Kami sangat mengimbau jemaah yang lebih muda atau lebih mahir teknologi untuk membantu jemaah lansia dalam mengoperasikan aplikasi Nusuk. Dengan saling membantu, semua jemaah memiliki kesempatan yang sama untuk bersimpuh di Taman Surga.
Semoga perjalanan ibadah Anda di Madinah membawa keberkahan dan ketenangan jiwa. **
Tidak ada komentar