Acara Pedang Pora Penyambutan Kapolda Jambi Irjen Widodo. JAMBI, Cuitan.id — Kapolda Jambi yang baru, Irjen Pol Widodo, langsung tancap gas mengawal keamanan di wilayah Provinsi Jambi. Sosok jenderal bintang dua ini menegaskan komitmen kuatnya untuk memberantas peredaran narkoba hingga ke akar-akarnya, sekaligus menuntaskan persoalan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang kerap berulang.
Pernyataan tegas tersebut muncul saat Irjen Widodo menghadiri acara pelepasan pejalan tugas pejabat lama, Irjen Pol Krisno H. Siregar, di Mapolda Jambi pada Rabu (14/10/2026).
Dalam arahannya, Irjen Widodo menekankan pentingnya menjaga kesinambungan program pemberantasan narkotika. Langkah ini sejalan dengan arahan langsung Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto.
Irjen Widodo mengapresiasi jejak langkah kepemimpinan sebelumnya. Rekam jejak Kapolri serta Irjen Krisno H. Siregar yang sangat berpengalaman di bidang pemberantasan narkoba menjadi pondasi kuat baginya untuk melangkah.
“Kapolri punya latar belakang kuat di BNN, begitu juga Pak Krisno yang sangat menguasai bidang ini. Kami siap melanjutkan seluruh program hebat tersebut demi menjaga warga Jambi dari bahaya narkoba,” ujar Irjen Widodo.
Selain masalah narkotika, persoalan karhutla juga menjadi perhatian utama Polda Jambi. Irjen Widodo meyakini bahwa penanganan kebakaran hutan tidak mungkin berdiri sendiri tanpa sinergi yang solid.
Untuk itu, pihak kepolisian bergerak cepat menjalin komunikasi intensif dengan Komandan Korem 042/Gapu Brigjen TNI Nyamin serta Gubernur Jambi. Langkah ini bertujuan merumuskan solusi konkret dan jangka panjang, khususnya untuk mengamankan wilayah rawan seperti Taman Nasional dan Taman Hutan Raya (Tahura).
Irjen Widodo juga membuka pintu selebar-lebarnya bagi partisipasi aktif masyarakat dan kalangan media.
“Kami sangat terbuka terhadap ide, saran, maupun terobosan inovatif dari warga dan insan pers. Mari kita duduk bersama mencari jalan keluar terbaik agar api cepat padam dan karhutla tidak terulang lagi,” pungkasnya.
Lewat sinergi yang erat antara kepolisian, TNI, pemerintah daerah, media, dan warga, Polda Jambi optimistis mampu menghadirkan ruang hidup yang aman, sehat, dan bebas dari ancaman karhutla maupun narkoba. (**
Tidak ada komentar