Kabut Asap Memburuk, Disdik Sungai Penuh Pastikan PJJ Berjalan Lancar

waktu baca 2 menit
Rabu, 14 Okt 2026 13:14 9 admincuitan

SUNGAI PENUH, Cuitan.id – Pemerintah Kota Sungai Penuh bergerak cepat mengatasi dampak buruk kabut asap yang menyelimuti wilayahnya. Demi melindungi kesehatan anak-anak dan tenaga pengajar, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Sungai Penuh turun langsung memastikan proses Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) berjalan lancar.

Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kota Sungai Penuh, Bovi Handriyanto, memimpin langsung kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) ke beberapa sekolah pada Selasa (14/10/2026). Bersama jajaran pejabat dan pengawas sekolah, Bovi memastikan seluruh siswa tetap mendapatkan hak belajarnya secara maksimal meski berada di tengah situasi darurat asap.

“Kami menggelar monitoring dan evaluasi menyeluruh untuk memantau langsung pelaksanaan PJJ di sekolah-sekolah. Kondisi kabut asap saat ini sangat berbahaya bagi kesehatan, terutama anak-anak yang rentan terserang gangguan pernapasan,” tegas Bovi di sela-sela peninjauannya.

Bovi menekankan bahwa keputusan mengalihkan belajar tatap muka menjadi PJJ merupakan langkah penting demi keselamatan bersama. Pihaknya menjadikan kesehatan murid dan guru sebagai prioritas paling utama yang tidak bisa tawar-menawar.

Kendati belajar dari rumah, Disdik Sungai Penuh menjaga agar kualitas pembelajaran tidak menurun. Para guru terus mengoptimalkan metode PJJ yang efektif, baik melalui media online maupun pemberian tugas terstruktur yang menarik.

Selama peninjauan, tim Monev memantau secara detail kesiapan sekolah mulai dari sistem pembelajaran daring, penyaluran bahan ajar mandiri, hingga kelancaran komunikasi antara guru dan orang tua murid.

Untuk menentukan langkah selanjutnya, Disdik Sungai Penuh terus memantau indeks standar pencemar udara (ISPU) dan berkoordinasi erat dengan Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Kesehatan, serta BPBD.

“Kebijakan ini bersifat dinamis dan akan terus kami evaluasi. Kami meminta para orang tua agar selalu mendampingi anak-anak belajar di rumah serta membatasi aktivitas di luar ruangan demi menjaga kesehatan keluarga,” tambah Bovi.

Dinas Pendidikan Kota Sungai Penuh juga membuka ruang diskusi dan siap memberikan solusi jika sekolah maupun orang tua menghadapi kendala teknis selama masa PJJ. Aktivitas belajar mengajar di sekolah akan kembali normal setelah kualitas udara di Kota Sungai Penuh benar-benar aman. (**

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA