Wako Alfin Tegaskan Disiplin ASN Harga Mati. SUNGAIPENUH, Cuitan.id – Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, menyampaikan pesan tegas kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kota Sungai Penuh. Beliau menekankan bahwa kedisiplinan kerja merupakan kewajiban mutlak, bukan sekadar pilihan administratif.
ASN harus membuktikan komitmen pelayanan publik melalui kehadiran tepat waktu, integritas tinggi, dan tanggung jawab penuh terhadap tugas harian.
Alfin menilai bahwa tingkat kedisiplinan pegawai mencerminkan mutu pelayanan pemerintah kepada masyarakat. Oleh karena itu, seluruh jajaran aparatur perlu membangun budaya kerja profesional yang berorientasi pada hasil nyata. Pelayanan yang cepat, tertib, dan transparan menjadi tolok ukur utama keberhasilan tata kelola pemerintahan.
Untuk mendukung penegakan disiplin tersebut, Pemerintah Kota Sungai Penuh memaksimalkan penggunaan aplikasi presensi digital SIAP Juara. Sistem pencatatan kehadiran ini membantu instansi memantau kedisiplinan pegawai secara transparan.
Kendati demikian, Alfin mengingatkan bahwa presensi digital harus berbanding lurus dengan peningkatan produktivitas dan kualitas kerja di lapangan.
Di sisi lain, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Sungai Penuh mengambil langkah nyata untuk mengawal arahan Wali Kota.
Kepala BKPSDM Kota Sungai Penuh, Affan, menegaskan pihak penegak disiplin tidak akan memberikan toleransi bagi ASN yang sengaja membolos atau mengabaikan kewajiban kantor.
Selain mengandalkan inspeksi mendadak (sidak) berkala ke tiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD), BKPSDM juga menerapkan skema pengawasan tertutup. Langkah tegas ini merespons hasil evaluasi sidak pekan lalu guna memastikan seluruh ASN benar-benar menjalankan fungsi pelayanan publik secara optimal.
“Kami tidak memberi toleransi untuk urusan kehadiran. Jika menemukan ASN yang malas masuk kantor, kami langsung menindak dan mengevaluasi kinerja yang bersangkutan,” tegas Affan. (**
Tidak ada komentar