Aplikasi Masih Error, Nasabah Bank Jambi Keluhkan Layanan yang Mundur ke Zaman Dulu

waktu baca 3 menit
Minggu, 14 Jun 2026 09:00 112 admincuitan

JAMBI, Cuitan.id – Masalah gangguan sistem yang menimpa Bank Jambi dalam beberapa bulan terakhir memicu perhatian luas dari masyarakat. Warga dari berbagai daerah di Provinsi Jambi, mulai dari Kota Jambi, Muaro Jambi, Batanghari, hingga Sungai Penuh dan Kerinci, kompak menyuarakan keluhan mereka.

Masalah yang awalnya terlihat sebagai kendala teknis biasa ini kini merembet menjadi persoalan besar. Para nasabah kesulitan mengakses berbagai layanan utama, seperti mesin ATM, mobile banking, hingga transaksi digital harian.

Nasabah Merasa Layanan Bank Jambi Bergerak Mundur

Seorang nasabah Bank Jambi menceritakan kekecewaannya secara mendalam atas buruknya kualitas layanan belakangan ini. Menurutnya, pengalaman bertransaksi saat ini justru membawa masyarakat kembali ke masa lalu, saat perbankan masih mengandalkan tatap muka dan antrean yang mengular.

“Kami seperti kembali ke zaman dulu. Kami harus mengorbankan waktu untuk antre panjang hanya demi melakukan transaksi yang sangat sederhana,” keluhnya.

Ia merasa kondisi ini sangat ironis. Sebab, industri perbankan dunia saat ini justru sedang berlomba-lomba menerapkan teknologi kecerdasan buatan (AI), pembayaran real-time, dan mobile banking yang super cepat.

“Kami hanya bisa mengelus dada dan bersabar. Mayoritas nasabah Bank Jambi adalah aparatur sipil negara (ASN) yang menerima gaji bulanan di bank ini, sehingga kami tidak punya banyak pilihan lain,” tambahnya.

Kantor Cabang Banjir Antrean Nasabah

Dampak dari macetnya layanan digital ini langsung terlihat di dunia nyata. Sejumlah kantor cabang Bank Jambi kebanjiran nasabah yang ingin bertransaksi secara langsung.

Pemandangan antrean panjang menjadi hal lumrah di beberapa wilayah saat fasilitas ATM dan aplikasi ponsel tidak berfungsi. Warga terpaksa mendatangi meja teller karena mereka membutuhkan uang tunai untuk keperluan mendesak.

Akibatnya, proses pelayanan memakan waktu jauh lebih lama daripada biasanya. Beberapa ASN bahkan mengaku kehilangan jam kerja produktif hanya karena harus mengantre demi mengambil gaji atau mentransfer uang.

Manajemen Janji Evaluasi dan Perbaiki Sistem

Sebelumnya, manajemen Bank Jambi sudah menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh nasabah atas ketidaknyamanan ini. Mereka menegaskan sedang mempercepat proses pemulihan sistem dan memperkuat infrastruktur teknologi agar layanan bisa segera normal.

Pihak manajemen juga menjalankan audit internal secara menyeluruh untuk menemukan akar penyebab gangguan tersebut. Langkah ini menjadi bukti komitmen bank untuk menjawab keresahan yang telanjur meluas di tengah masyarakat.

Menjaga Kepercayaan Publik di Era Digital

Bagi masyarakat Jambi, Bank Jambi bukan sekadar tempat menyimpan uang. Lembaga ini memegang peran vital dalam memutar roda ekonomi daerah, mengalirkan gaji pegawai pemerintah, hingga menyokong modal usaha para pelaku UMKM.

Kini, masyarakat menaruh harapan besar agar Bank Jambi segera menyelesaikan masalah ini secara total. Pemulihan sistem yang cepat dan peningkatan keamanan siber akan menjadi penentu apakah bank kebanggaan daerah ini mampu bertahan di tengah persaingan ketat era perbankan digital. **

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA