Manfaat Makanan Berserat untuk Kesehatan dan Daftar Lengkap Sumber Alaminya. (alodokter.com) JAKARTA, Cuitan.id – Makanan berserat mudah ditemukan dalam sayuran, buah-buahan, biji-bijian utuh, dan kacang-kacangan. Konsumsi serat setiap hari sangat penting untuk menjaga sistem pencernaan tetap sehat sekaligus membantu mencegah berbagai penyakit kronis.
Serat terbagi menjadi dua jenis utama, yaitu serat larut air dan serat tidak larut air. Keduanya memiliki peran penting bagi kesehatan tubuh.
Jika di konsumsi secara teratur, makanan berserat memiliki berbagai manfaat untuk kesehatan tubuh, di antaranya:
Untuk mendapatkan berbagai manfaat makanan berserat tersebut, Anda dianjurkan untuk memenuhi kebutuhan serat setiap harinya. Berikut ini adalah jumlah asupan serat yang harus dipenuhi berdasarkan usia dan jenis kelamin:
Untuk ibu hamil, jumlah kebutuhan serat harian perlu di tambah 3–4 gram per hari dari biasanya. Sementara itu, ibu menyusui juga perlu di tambah 5–6 gram dari jumlah serat biasanya.
Berikut ini adalah beberapa pilihan sumber serat alami berdasarkan jenisnya:
Sayuran yang banyak mengandung serat antara lain adalah selada, wortel, bayam, kangkung, jamur, labu, asparagus, kentang, brokoli, dan kacang panjang. Sementara itu, buah yang mengandung banyak serat antara lain jeruk, apel, pisang, buah pir, mangga, persik, sukun, buah beri, dan buah ara.
Biji-bijian utuh dapat di temukan pada pasta atau pun roti berlabel biji-bijian utuh (whole grain). Beras coklat, quinoa, dan sereal, seperti oatmeal juga termasuk dalam makanan berserat tinggi.
Jenis kacang-kacangan yang kaya serat antara lain adalah lentil, kacang hitam, kacang polong, kacang merah, buncis, biji bunga matahari, kacang almond, dan pistachio.
Agar Anda lebih mudah memperkirakan kandungan serat dalam beberapa contoh makanan berserat, berikut ini adalah beberapa daftarnya:
| Nama makanan | Sajian | Total serat dalam gram |
| Apel dengan kulitnya | 1, ukuran sedang | 4,5 |
| Pisang | 1, ukuran sedang | 3,0 |
| Jeruk | 1, ukuran sedang | 3,0 |
| Buah pir dengan kulitnya | 1, ukuran sedang | 5,5 |
| Oatmeal instan | 1 cangkir | 5 |
| Spageti dari gandum utuh | 1 cangkir (230 gram) | 4,0 |
| Nasi cokelat | 1 cangkir | 3,5 |
| Roti gandum utuh | 1 lembar | 2,0 |
| Kacang almond | 23 biji | 3, 5 |
| Wortel mentah | 1, ukuran sedang | 1,5 |
| Kentang dengan kulitnya | 1, ukuran sedang | 4,0 |
| Jagung pipil rebus | 1 cangkir | 3,5 |
| Brokoli kukus/rebus | 1 cangkir | 5,0 |
Beberapa tips sederhana berikut ini dapat membantu Anda mencukupi kebutuhan serat harian:
Meski bermanfaat, konsumsi serat berlebihan secara tiba-tiba dapat menyebabkan perut kembung. Selain itu, kurang minum air saat mengonsumsi makanan tinggi serat justru bisa memperparah sembelit.
Pastikan pola makan tetap seimbang dengan kombinasi serat, protein, lemak sehat, dan cairan yang cukup untuk menjaga kesehatan sistem pencernaan secara menyeluruh. ***
Tidak ada komentar