WHO Akan Pangkas 2.000 Tenaga Kerja, Reformasi Besar Menyusul Penarikan AS

waktu baca 1 menit
Kamis, 20 Nov 2025 18:00 18 admincuitan

JAKARTA, Cuitan.id – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengumumkan akan mengurangi jumlah tenaga kerjanya hingga hampir seperempat atau lebih dari 2.000 pekerja pada pertengahan 2026. Langkah ini merupakan bagian dari reformasi besar-besaran setelah donor utamanya, Amerika Serikat (AS), mengumumkan penarikannya dari keanggotaan WHO.

Mengutip Reuters, berdasarkan presentasi yang akan disampaikan kepada negara anggota pada hari Rabu, WHO yang berbasis di Jenewa memperkirakan tenaga kerjanya akan turun 2.371 posisi pada Juni 2026, dari total 9.401 posisi pada Januari 2025.

Juru bicara WHO membenarkan bahwa pemangkasan ini akan membuat jumlah staf berkurang hingga 22 persen, tergantung pada seberapa banyak posisi kosong yang akan diisi. Pengurangan tenaga kerja ini tidak hanya berasal dari pemutusan hubungan kerja, tetapi juga pensiun dan restrukturisasi posisi.

Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, dalam pesan kepada staf pada Selasa, menyebut tahun ini sebagai salah satu tahun tersulit dalam sejarah organisasi. Ia menegaskan, meski proses ini menyakitkan, langkah ini penting untuk pembaruan dan perbaikan organisasi.

“Kami sedang bersiap untuk melangkah maju dengan WHO yang telah dibentuk kembali dan diperbarui,” kata Tedros. ***

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA