Wawako Azhar Hamzah: Lawan Radikalisme dengan Literasi Digital dan Persatuan

waktu baca 2 menit
Sabtu, 20 Jun 2026 08:00 35 admincuitan

SUNGAI PENUH, Cuitan.id – Wakil Wali Kota Sungai Penuh, Azhar Hamzah, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat benteng pertahanan dari ancaman paham radikal. Langkah nyata ini terlihat saat ia menghadiri Sosialisasi Akbar Pencegahan Paham Intoleransi, Radikalisme, Ekstremisme, dan Terorisme (IRET) di Aula Kampus IAIN Kerinci, Jumat (19/06).

Acara penting ini mempertemukan para garda terdepan masyarakat, mulai dari Bhabinkamtibmas, Camat, hingga Kepala Desa dari Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh. Hadir pula sejumlah tokoh kunci, termasuk Kastagaswil Densus 88 AT Polri Jambi Kombes Pol. Beri Diatra, S.I.K., M.H., Bupati Kerinci Monadi, S.Sos., M.Si., Kapolres Kerinci AKBP Ramadhanil, S.H., S.I.K., M.H., serta jajaran Forkopimda dan Rektor IAIN Kerinci, Dr. Jafar Ahmad, M.Si.

Pertemuan besar ini membawa misi kemanusiaan yang mendalam: menyatukan persepsi dan membangun kesadaran bersama. Lewat forum ini, para pemimpin daerah ingin memastikan setiap warga memahami bahaya laten paham radikal yang bisa merusak kerukunan dan kedamaian hidup bertetangga.

Dalam pidatonya yang penuh semangat, Wawako Azhar Hamzah menegaskan bahwa Pemerintah Kota Sungai Penuh berdiri teguh mendukung setiap upaya pencegahan paham ekstrem ini. Pemkot memilih jalur edukasi dan pendekatan kekeluargaan demi menjaga kota tetap aman dan harmonis.

“Kita harus memperkuat pengawasan dan literasi media sosial. Dunia digital kita harus sehat,” ujar Azhar Hamzah mengingatkan.

Ia meminta masyarakat untuk menyaring setiap informasi sebelum membagikannya. Menurutnya, kemampuan berpikir kritis di dunia maya adalah kunci utama agar warga tidak mudah terhasut oleh ujaran kebencian atau ajakan kekerasan yang memecah belah bangsa.

Selain literasi digital, Azhar juga menitipkan harapan besar kepada para tokoh agama dan tokoh adat. Ia menilai, nasihat sejuk dari para tetua dan ulama lewat dakwah serta pembinaan sosial memiliki kekuatan besar untuk menanamkan nilai toleransi dan moderasi beragama di hati masyarakat.

Menutup arahannya, Wakil Wali Kota mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menghidupkan kembali semangat gotong royong dan cinta tanah air. Dengan memperkuat pendidikan karakter dan wawasan kebangsaan sejak dini, Sungai Penuh akan tumbuh menjadi kota yang tangguh, damai, dan saling menghargai dalam keberagaman. **

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA