Status Gunung Kerinci Masih Waspada, Kondisi Tetap Aman

waktu baca 2 menit
Rabu, 9 Sep 2026 13:51 18 admincuitan

KERINCI, Cuitan.id – Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menetapkan status Gunung Kerinci di Provinsi Jambi pada Level II (Waspada). Meski beberapa gunung api lain di Indonesia mengalami erupsi, kondisi Gunung Kerinci saat ini tergolong stabil dan aman.

Kepala Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Kerinci, Irwan Safwan, mengonfirmasi status tersebut setelah timnya melakukan evaluasi berkala setiap dua minggu. Hasil pemantauan menunjukkan tidak ada lonjakan aktivitas gempa yang signifikan.

Irwan menjelaskan bahwa gempa permukaan seperti gempa hembusan frekuensi rendah masih mendominasi aktivitas gunung. Tim pengamat juga sesekali merekam gempa tektonik, tetapi secara umum kondisi gunung tetap terkendali.

Mengenai munculnya asap putih dari kawah, Irwan meminta masyarakat tidak panik. Fenomena tersebut terjadi akibat interaksi air tanah di sekitar kawah dan bukan merupakan indikasi erupsi. Ia juga menambahkan bahwa aktivitas gunung api lain tidak mempengaruhi Gunung Kerinci karena setiap gunung memiliki sistem dapur magma yang terpisah.

Hasil pengamatan visual dan kegempaan pada Senin (7/9/2026) mencatat cuaca di sekitar puncak terlihat cerah dengan angin bertiup lemah hingga sedang ke arah barat laut. Suhu udara berada pada rentang 15–25 °C dengan kelembapan 52–79 persen. Tubuh gunung terlihat jelas hingga tertutup kabut, tanpa ada hembusan asap kawah yang teramati secara visual.

Meski demikian, peralatan seismik merekam aktivitas bawah permukaan yang tetap dinamis. Dalam rentang 24 jam, pengamat mencatat:

  • 126 kali gempa hibrid/fase banyak (amplitudo 0,3–5,9 mm; durasi 17,79–65,2 detik)
  • 28 kali gempa low frequency (amplitudo 0,3–0,8 mm; durasi 12,9–29,9 detik)
  • 19 kali gempa hembusan (amplitudo 0,2–3,3 mm; durasi 30,52–52,2 detik)
  • 1 kali gempa tektonik jauh (amplitudo 3,2 mm; durasi 69,1 detik)

PVMBG mengimbau masyarakat dan wisatawan untuk tetap tenang serta terus mematuhi rekomendasi jarak aman yang berlaku di sekitar area kawah. (**

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA