Polres Kerinci Tangkap Pria Penyerang Mahasiswa di Depan Masjid Baiturrahim

waktu baca 2 menit
Sabtu, 9 Mei 2026 15:00 5 admincuitan

SUNGAI PENUH, Cuitan.id – Tim Satuan Reserse Kriminal Polres Kerinci bergerak cepat mengamankan seorang pria berinisial ADI (34) setelah melakukan aksi kekerasan terhadap seorang mahasiswa. Insiden yang mengejutkan warga ini terjadi di depan Masjid Baiturrahim, Kelurahan Pondok Tinggi, Kota Sungai Penuh.

Kronologi Kejadian: Berawal dari Sebatang Rokok

Peristiwa bermula pada Kamis malam (7/5/2026) sekitar pukul 22.30 WIB. Korban, Dimas Adi Putra (25), saat itu sedang santai duduk di dekat mobil dagangan kakaknya. Tak lama kemudian, pelaku datang menggunakan sepeda motor dan meminta sebatang rokok kepada korban.

Nahas, setelah menerima rokok tersebut, emosi pelaku tiba-tiba meledak tanpa alasan yang jelas. Ia langsung melayangkan pukulan keras ke wajah korban hingga kacamata yang korban kenakan pecah dan melukai pelipis.

Aksi Kejar-kejaran hingga Perusakan Rumah

Meski sempat membela diri dengan menendang motor pelaku, situasi justru semakin mencekam. Pelaku nekat mencabut parang dan menyerang kening korban. Dalam kondisi terluka, Dimas berlari menyelamatkan diri ke dalam rumah keluarganya.

Namun, amarah pelaku belum padam. Ia sempat mengejar dan memecahkan kaca rumah korban sebelum akhirnya melarikan diri dari lokasi kejadian.

Polisi Ringkus Pelaku di Kediamannya

Kasat Reskrim Polres Kerinci, AKP Very Prasetyawan, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menangkap pelaku di wilayah Renah Surian. Polisi bergerak setelah mengumpulkan bukti kuat melalui gelar perkara.

“Kami sudah mengamankan pelaku beserta barang bukti berupa sebilah parang dan satu unit sepeda motor. Saat ini, ADI tengah menjalani pemeriksaan intensif di Polres Kerinci,” ujar penyidik.

Atas tindakan gegabah tersebut, pelaku kini terancam jeratan Pasal 466 ayat (1) KUHP tentang penganiayaan. Hingga saat ini, pihak kepolisian masih mendalami motif utama pelaku yang menyerang korban secara tiba-tiba tanpa pemicu yang jelas.

Kasus ini menjadi peringatan bagi masyarakat untuk tetap waspada dan segera melaporkan tindakan mencurigakan kepada pihak berwajib demi menjaga ketertiban bersama di Kota Sungai Penuh. **

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA