Ilustrasi jalan kaki (Foto: Getty Images/WDnet) JAKARTA, Cuitan.id – Sebuah studi besar dari Harvard Aging Brain Study menemukan bahwa menambah jumlah langkah harian, meski sedikit, dapat memperlambat perkembangan penyakit Alzheimer pada orang yang berisiko tinggi.
Hasil penelitian ini dipublikasikan di jurnal Nature Medicine, menunjukkan bahwa aktivitas fisik terkait dengan penurunan kognitif yang lebih lambat pada orang dewasa yang lebih tua dengan kadar protein amyloid-beta tinggi, protein yang sering dikaitkan dengan Alzheimer.
Studi ini menemukan manfaat berjalan kaki secara kuantitatif:
Sebaliknya, individu yang jarang bergerak mengalami penumpukan protein tau lebih cepat, yang menjadi indikator utama progresivitas Alzheimer, serta penurunan fungsi kognitif dan aktivitas sehari-hari yang lebih cepat.
Dr. Reisa Sperling, ahli saraf dan penulis studi dari Mass General Brigham, menekankan pentingnya aktivitas fisik bagi kesehatan otak.
“Temuan ini menunjukkan bahwa kita bisa membangun ketahanan kognitif dan menahan patologi tau dalam kondisi awal Alzheimer,” ujarnya. ***
Tidak ada komentar