Dugaan Pertalite Bermasalah di Sungai Penuh, DPRD Gelar Hearing dan Siapkan Uji Lab

waktu baca 2 menit
Rabu, 7 Okt 2026 10:08 3 admincuitan

SUNGAI PENUH, Cuitan.id — Warga Sungai Penuh belakangan dihebohkan dengan laporan dugaan kerusakan kendaraan yang mengarah pada masalah bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite.

Merespons keresahan ini, Komisi II DPRD Kota Sungai Penuh langsung bergerak cepat dengan menggelar hearing atau audiensi terbuka pada Selasa (06/10/2026).

Pertemuan penting ini mempertemukan berbagai pihak terkait, mulai dari LSM Koalisi Masyarakat Peduli Jambi (Kompej) selaku pelapor, Dinas Perdagangan dan Perindustrian, hingga manajemen SPBU Pelayang Raya.

Acara ini semakin berbobot dengan kehadiran Ketua DPRD Kota Sungai Penuh, Hutri Randa, S.Sos., MM, Sekretaris Dewan H. Heri Amperawanto, SE., M.Si, serta jajaran perwakilan dari Polres Kerinci.

Wakil Ketua Komisi II, Indra Apdi Saputra, memimpin langsung jalannya audiensi tersebut. Dalam ruang rapat, para pihak mendiskusikan berbagai temuan di lapangan secara terbuka guna mencari kejelasan berdasarkan data valid dan pemeriksaan teknis yang objektif.

Melalui diskusi yang konstruktif, forum menghasilkan empat poin kesepakatan utama untuk menyelesaikan persoalan ini secara transparan:

  • Menyerahkan Bukti Sampel: Pihak LSM Kompej siap menyerahkan sampel BBM Pertalite langsung dari tangki kendaraan warga yang terdampak, lengkap dengan surat keterangan resmi dari bengkel kepercayaan yang membongkar kendaraan tersebut.
  • Uji Laboratorium Transparan: Tim gabungan akan menguji sampel BBM di laboratorium independen. Mereka akan membandingkan sampel warga dengan sampel pembanding dari Pertamina serta sampel langsung dari tangki pendam SPBU, disaksikan langsung oleh Dinas Perdagangan, Komisi II DPRD, dan LSM Kompej.
  • Memanggil Seluruh Pengelola SPBU: Komisi II berencana memanggil seluruh pengelola SPBU di Kota Sungai Penuh beserta instansi terkait untuk memperkuat koordinasi dan memastikan pengujian laboratorium berjalan lancar tanpa hambatan.
  • Perketat Pengawasan BBM: DPRD mendesak instansi teknis untuk lebih aktif mengawasi dan mengevaluasi seluruh alur distribusi BBM di Kota Sungai Penuh secara berkala, demi mencegah kejadian serupa terulang kembali di masa mendatang.

Komisi II DPRD Kota Sungai Penuh memastikan akan mengawal ketat proses investigasi ini sampai tuntas. Langkah tegas ini mereka ambil agar masyarakat mendapatkan kepastian hukum dan kejelasan data yang dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah. (**

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA