Ilustrasi – Keluarga Saat Akan Memasuki Rumah. Cuitan.id – Rumah bukan sekadar tempat berteduh dari hujan dan panas. Bagi seorang muslim, rumah adalah tempat utama untuk menjemput ketenangan dan keberkahan. Kita bisa memulai aliran berkah tersebut dari hal paling sederhana, yaitu saat kita melangkahkan kaki melewati pintu rumah.
Memulai aktivitas masuk rumah dengan mengingat Allah SWT akan menjaga tempat tinggal kita dari gangguan buruk. Allah SWT sendiri secara tegas mengajak hamba-Nya untuk selalu berdoa, seperti yang tertuang dalam Surat Gafir ayat 60:
وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُوْنِيْٓ اَسْتَجِبْ لَكُمْ ۗاِنَّ الَّذِيْنَ يَسْتَكْبِرُوْنَ عَنْ عِبَادَتِيْ سَيَدْخُلُوْنَ جَهَنَّمَ دَاخِرِيْنَ
Artinya: Tuhanmu berfirman, “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Aku perkenankan bagimu (apa yang kamu harapkan). Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri tidak mau beribadah kepada-Ku akan masuk (neraka) Jahanam dalam keadaan hina dina.”
Melalui ayat ini, kita tahu bahwa doa merupakan bentuk ibadah sekaligus wujud bahwa kita membutuhkan perlindungan-Nya setiap saat.
Nabi Muhammad SAW memberikan teladan indah mengenai kalimat yang sebaiknya kita ucapkan saat pulang ke rumah. Berikut adalah dua pilihan doa yang bisa Anda amalkan setiap hari:
بِسْمِ اللهِ وَلَجْنَا وَبِسْمِ اللهِ خَرَجْنَا وَعَلَى رَبّنَا تَوَكَّلْنَا
Bacaan Latin: Bismillaahi wa lajnaa wa bismillaahi kharajnaa wa ‘alaa rabbinaa tawakkalnaa.
Artinya: “Dengan menyebut nama Allah kami masuk, dan dengan menyebut nama Allah kami keluar, serta kepada Allah Tuhan kami, kami bertawakal.”
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ خَيْرَ الْمَوْلِجِ وَخَيْرَ الْمَخْرَجِ بِاسْمِ اللهِ وَلَجْنَا، وَبِسْمِ اللَّهِ خَرَجْنَا، وَعَلَى اللَّهِ رَبِّنَا تَوَكَّلْنَا
Bacaan Latin: Allahumma inni as’aluka khairal mauliji wa khairal makhraji, bismillahi walajna wa bismillahi kharajnaa wa ‘alallahi rabbinaa tawakkalnaa.
Artinya: “Ya Allah, aku memohon sebaik-baik tempat masuk dan sebaik-baik tempat keluar. Dengan nama-Mu kami masuk dan dengan nama-Mu kami keluar. Kepada Allah Tuhan kami, kami bertawakal.”
Selain melafalkan doa di atas, kita juga perlu menerapkan kebiasaan baik atau adab saat pulang ke rumah. Kebiasaan ini akan menghadirkan rasa saling menghormati antarpenghuni rumah:
Mengetuk Pintu dengan Lembut: Hindari menggedor pintu secara kasar agar tidak mengagetkan orang di dalam rumah.
Memberi Isyarat atau Tanda: Berikan tanda yang sopan seperti berdeham atau salam ringan sebelum melangkah masuk.
Mendahulukan Kaki Kanan: Mulailah langkah pertama Anda dengan kaki kanan sebagai simbol kebaikan.
Mengingat Allah SWT: Fokuskan pikiran dan hati untuk bersyukur atas tempat tinggal yang aman.
Mengucapkan Salam: Ucapkan salam secara jelas untuk mendoakan keselamatan seluruh penghuni rumah.
Islam menjaga pemeluknya dengan sempurna. Tidak hanya saat masuk, agama ini juga mengajarkan doa ketika kita hendak meninggalkan rumah untuk bekerja atau beraktivitas. Doa ini akan menjadi perisai pelindung Anda selama di perjalanan:
بِسْمِ اللهِ، تَوَكَّلْتُ عَلَى اللَّهِ، لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ
Bacaan Latin: Bismillahi, tawakkaltu ‘alallaahi, laa haula wa laa quwwata illaa billaah.
Artinya: “Dengan nama Allah, aku bertawakal kepada Allah. Tidak ada daya dan upaya kecuali dengan pertolongan Allah.”
Dengan membiasakan rutinitas positif ini, kita tidak hanya menjaga rumah dari aura negatif, tetapi juga mengubah setiap langkah harian kita menjadi ladang pahala yang berkah. Mari kita amalkan mulai hari ini! (Ti.)
Tidak ada komentar