Demam Reumatik pada Anak: Gejala, Penyebab, dan Pencegahan

waktu baca 2 menit
Kamis, 13 Nov 2025 21:00 263 admincuitan

Cuitan.idDemam reumatik atau rematik pada anak bisa muncul setelah mengalami radang tenggorok. Kondisi ini terjadi akibat reaksi sistem kekebalan tubuh terhadap infeksi bakteri Streptococcus Grup A.

Menurut dr. Rizky Adriansyah, dokter spesialis anak dari Rumah Sakit Umum Haji Medan, “Infeksinya awalnya di tenggorok oleh kuman Streptococcus Grup A. Kemudian sistem imun mengingat infeksi tersebut, yang menjadi pemicu terjadinya radang.”

Reaksi ini umumnya muncul satu sampai lima minggu setelah anak mengalami radang tenggorok.

Penyebab utama demam reumatik adalah infeksi tenggorok yang tidak diobati dengan benar. Infeksi ini disebabkan oleh bakteri Streptococcus Grup A, yang biasanya menyerang anak-anak.

Dr. Rizky menekankan pentingnya orangtua tidak menyepelekan radang tenggorok, terutama jika disertai demam tinggi yang tidak turun meski sudah minum obat.

Gejala Demam Reumatik

Gejala demam reumatik pada anak dapat muncul 1–5 minggu setelah infeksi tenggorok, antara lain:

  • Demam tinggi lebih dari dua hari yang tidak kunjung turun
  • Bengkak di sendi dan ruam merah melingkar di kulit
  • Anak terlihat gelisah atau mudah rewel
  • Gangguan jantung seperti sesak napas, jantung berdebar, dan mudah lelah

Jika tidak ditangani, infeksi ini bisa berkembang menjadi penyakit jantung reumatik. “Kalau sudah penyakit jantung rematik, biasanya dokter akan memeriksa jantung lebih detail. Ada suara jantung yang tidak normal, misalnya kebocoran katup jantung,” jelas dr. Rizky.

Bahaya Demam Reumatik

Demam reumatik tidak boleh dianggap remeh. Komplikasi yang dapat muncul meliputi:

  • Kerusakan katup jantung permanen
  • Gagal jantung
  • Stroke pada kemudian hari

Serangan berulang atau berat dapat menyebabkan kerusakan jantung permanen, sehingga deteksi dini sangat penting untuk mencegah komplikasi serius.

Cara Mencegah Demam Reumatik pada Anak

Dr. Rizky memberikan beberapa tips pencegahan yang efektif:

  1. Segera obati infeksi tenggorok pada anak
  2. Jangan berbagi alat makan dan minum
  3. Rutin menyikat gigi dua kali sehari
  4. Menutup mulut saat batuk atau bersin
  5. Biasakan mencuci tangan dengan sabun
  6. Kurangi kepadatan kamar tidur
  7. Pastikan ventilasi rumah dan sekolah baik

“Jika anak mengalami infeksi tenggorok, segera obati dan jaga kebersihan alat makan serta sanitasi,” tambah dr. Rizky.

Demam reumatik pada anak dapat dicegah dengan deteksi dini dan perawatan infeksi tenggorok yang tepat. Orangtua perlu waspada terhadap gejala awal, menjaga kebersihan, serta menerapkan pola hidup sehat untuk mencegah komplikasi jantung yang serius. *** 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA