BKPSDM Sungai Penuh Tegas! ASN Dilarang Main-Main dengan Absensi Digital dan GPS Palsu

waktu baca 2 menit
Sabtu, 3 Okt 2026 16:14 5 admincuitan

SUNGAI PENUH, Cuitan.id – Pemerintah Kota Sungai Penuh melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) memberikan peringatan keras kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN). Setiap pegawai diminta untuk tidak menganggap remeh kewajiban absensi digital demi menjaga kedisiplinan dan integritas instansi.

Aturan ketat ini berlaku menyeluruh bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS), Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) penuh waktu, maupun PPPK paruh waktu.

Kepala BKPSDM Sungai Penuh, Affan, secara tegas meminta seluruh aparatur untuk menjunjung tinggi kejujuran saat melakukan presensi harian. Pihaknya mendeteksi potensi kecurangan berupa penggunaan aplikasi GPS palsu atau lokasi samaran.

“Absensi digital Pemkot Sungai Penuh tidak bisa diakali, apalagi memakai aplikasi GPS samaran. Kalau kedapatan, kami pasti tindak tegas,” ujar Affan.

BKPSDM menegaskan bahwa data kehadiran bukan sekadar formalitas administratif. Pemerintah daerah memanfaatkan data tersebut sebagai indikator penting dalam evaluasi kinerja dan kedisiplinan pegawai secara berkala.

Penekanan disiplin ini selaras dengan arahan Wali Kota Sungai Penuh, Alfin. Beliau selalu mengingatkan bahwa profesi sebagai abdi negara merupakan sebuah amanah besar yang menuntut tanggung jawab moral tinggi kepada masyarakat.

Kedisiplinan aparatur tidak hanya diukur dari ketepatan waktu hadir di kantor, tetapi juga mencakup keaktifan mengikuti apel, menghadiri rapat kedinasan, menyelesaikan tugas secara tuntas, serta memberikan pelayanan publik yang berkualitas.

Penerapan sistem absensi berbasis digital bertujuan menciptakan pengelolaan administrasi yang transparan dan terukur. Ketika seluruh pegawai hadir dan menjalankan tugas sesuai jadwal, roda pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan secara konsisten tanpa hambatan.

Pemerintah Kota Sungai Penuh berharap seluruh ASN dapat menyelaraskan kemajuan teknologi ini dengan integritas tinggi, sehingga budaya kerja birokrasi yang profesional dan bersih dapat terwujud nyata. (**

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA