Kolase Wakil Bupati Kerinci, Murison saat Mendatangi Lokasi Banjir Bandang di Pengasi Lama dan Pengasi Baru. KERINCI, Cuitan.id – Hujan deras yang mengguyur sejak malam tadi menyisakan duka bagi warga Desa Pengasi Lama dan Pengasi Baru. Material tanah dari perbukitan menutup akses jalan, sementara air mulai masuk ke ruang tamu rumah-rumah warga.
Menanggapi kondisi darurat ini, Wakil Bupati Kerinci, Murison, langsung mendatangi lokasi pada Rabu (6/5/2026) pagi.
Tanpa sekat, Murison berjalan menembus area terdampak untuk melihat langsung kerusakan yang ada. Fokus utamanya jelas: memastikan warga tidak sendirian menghadapi bencana ini dan mempercepat pembersihan material longsor agar aktivitas desa tidak lumpuh total.
Di tengah tumpukan material tanah dan genangan air, Murison meminta instansi terkait segera mengerahkan personel dan alat yang dibutuhkan. Ia tidak ingin penanganan tertunda karena birokrasi, mengingat warga sangat membutuhkan akses jalan yang bersih dan lingkungan yang layak huni kembali.
Sambil berbincang dengan warga yang sedang menguras air dari rumah mereka, Murison memberikan penekanan bahwa bantuan harus sampai ke tangan yang tepat tanpa menunggu lama.
“Keselamatan warga tetap yang paling utama. Kita percepat pembersihan ini agar anak-anak dan orang tua bisa kembali beristirahat dengan tenang di rumah mereka,” ujar Murison di sela peninjauan.
Bencana ini mengakibatkan sejumlah rumah mengalami kerusakan fisik. Saat ini, para relawan dan aparat bahu-membahu bersama warga membersihkan sisa lumpur yang masih tebal. Tim di lapangan juga tengah mendata total kerugian agar dukungan logistik segera tersalurkan.
Murison mengingatkan warga yang bermukim di dekat lereng dan pinggir sungai untuk tetap sigap. Cuaca ekstrem yang masih mengancam menuntut semua pihak untuk lebih peka terhadap tanda-tanda alam, terutama saat hujan lebat kembali turun.
Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus memantau situasi di Pengasi hingga keadaan benar-benar pulih. Kehadiran tim di lapangan saat ini fokus pada pembukaan akses jalan yang sempat terputus total akibat material longsor.
“Kita hadapi ini bersama-sama. Semangat gotong royong warga sangat luar biasa, dan pemerintah akan terus mengawal sampai kondisi desa kembali normal seperti sediakala,” pungkasnya. **
Tidak ada komentar