Aktivitas Gunung Semeru Masih Fluktuatif, Status Tetap Awas

waktu baca 1 menit
Kamis, 20 Nov 2025 10:30 37 admincuitan

LUMAJANG, Cuitan.id – Aktivitas vulkanik Gunung Semeru masih menunjukkan fluktuasi setelah erupsi yang terjadi pada Rabu (19/11/2025). Erupsi tersebut meluncurkan awan panas hingga mencapai 13 kilometer dari puncak. Hingga Kamis (20/11/2025), gunung tertinggi di Pulau Jawa itu masih berada pada status Level IV (Awas).

Manajer Pusdalops BPBD Kabupaten Lumajang, Dwi Nur Cahyo, menjelaskan bahwa aktivitas Semeru masih intens. Dari puncak gunung terlihat asap berwarna kelabu yang keluar secara konsisten.

“Saat ini Gunung Semeru masih fluktuatif. Status tetap Level Awas,” ujar Dwi Nur Cahyo.

Petugas mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aktivitas di sisi tenggara sepanjang Besuk Kobokan dalam radius 13 hingga 20 kilometer dari puncak. Jalur aliran lahar juga diminta untuk dihindari, setidaknya 500 meter dari tepi sungai, demi mencegah risiko terkena aliran lahar panas.

“Kami mengimbau warga tidak beraktivitas di sepanjang Besuk Kobokan dalam radius yang ditentukan,” tambah Dwi.

Selain meningkatnya aktivitas vulkanik, tercatat 178 pendaki masih tertahan di kawasan Ranu Kumbolo akibat penutupan jalur pendakian pasca-erupsi. Upaya evakuasi terus dioptimalkan sambil menyesuaikan kondisi terkini di lapangan.

Pihak BPBD, PVMBG, dan relawan terus melakukan pemantauan intensif untuk memastikan keselamatan warga serta aktivitas vulkanik Gunung Semeru yang masih belum stabil. ***

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA