Aksi Nyata Al Haris: Ikut Berjibaku Padamkan Kebakaran Gambut di Air Merah

waktu baca 3 menit
Senin, 10 Agu 2026 13:03 5 admincuitan

MUARO JAMBI, Cuitan.id — Gubernur Jambi, Al Haris, menunjukkan aksi nyata dengan turun langsung ke lokasi kebakaran lahan gambut di Desa Persiapan Air Merah, Kecamatan Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi pada Minggu (9/8/2026) siang.

Tidak sekadar meninjau lokasi, Al Haris memegang selang dan menyiramkan air bersama tim gabungan demi memadamkan si jago merah yang telah mengamuk selama tiga hari.

Tim gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni, RPK WKS, RHM, Pesona, dan MKI terus bekerja keras di lapangan. Begitu tiba di lokasi, Al Haris mendapati kepulan asap tebal yang membumbung tinggi dari lahan gambut yang membara.

“Perkiraan kami, luas area yang terbakar mungkin melebihi 50 hektare. Teman-teman dari BPBD, TNI-Polri, dan relawan Peduli Api sudah bekerja keras memadamkan api selama lebih dari tiga hari,” ujar Al Haris di lokasi kejadian.

Tantangan Berat Medan Gambut

Al Haris menjelaskan bahwa karakter lahan gambut menjadi tantangan terbesar dalam operasi pemadaman ini. Api menjalar cepat di bawah permukaan tanah, sehingga tim di lapangan kesulitan mendeteksi dan mematikan titik api secara total.

Kondisi makin sulit karena akses jalan menuju lokasi tergolong terjal. Selain itu, pasokan air yang terbatas serta tiupan angin kencang membuat api berpotensi meluas kapan saja.

“Lahan gambut ini sangat sulit kita padamkan. Akses menuju ke sini terjal, pasokan air makin minim, dan angin berembus sangat kencang,” jelasnya.

Meski demikian, Al Haris menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kerja keras seluruh tim pemadam, baik yang bergerak dari jalur darat maupun udara melalui water bombing. Ia menegaskan agar seluruh personel tetap fokus menahan laju api agar tidak merembet ke area pemukiman atau hutan lain.

Al Haris Instruksikan Desa Siaga Karhutla

Menghadapi ancaman kebakaran lahan yang makin meningkat akibat cuaca panas ekstrem, Al Haris mengingatkan seluruh warga Jambi agar tetap waspada dan tidak ceroboh. Ia meminta pihak desa aktif menjaga wilayah masing-masing dari potensi kebakaran.

“Saya minta masyarakat di seluruh desa di Jambi memastikan wilayahnya bebas dari titik api,” tegas Al Haris.

Ia juga menginstruksikan para kepala desa yang memiliki kawasan gambut untuk segera memetakan zona rawan bencana. Relawan desa harus berdiri di barisan terdepan sebelum api sempat membesar.

Ajak Ulama dan Warga Gelar Salat Istisqa

Selain mengandalkan aksi fisik di lapangan, Al Haris mengajak para ulama, kiai, serta imam masjid di seluruh wilayah Provinsi Jambi untuk menggelar Salat Istisqa (salat memohon hujan).

Kondisi cuaca yang makin menyengat dan menipisnya sumber air membuat doa bersama menjadi langkah penting.

“Mari para ulama, kiai, dan imam masjid, kita laksanakan Salat Istisqa. Kita memohon kepada Allah agar segera menurunkan hujan yang lebat di bumi Jambi,” ajaknya.

Ia berharap hujan deras segera turun untuk membasahi tanah gambut yang mengering, sekaligus mempermudah tugas para petugas pemadam.

“Mohon doakan kami agar seluruh tim yang bertugas selalu mendapat keselamatan, sukses menjalankan tugas, dan api segera padam total,” tutup Al Haris. (**

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA