Kualitas Udara Kerinci Buruk, Siswa PAUD, TK, SD dan SMP Belajar dari Rumah

waktu baca 3 menit
Senin, 12 Okt 2026 18:01 12 admincuitan

KERINCI, Cuitan.id – Dinas Pendidikan Kabupaten Kerinci bergerak cepat melindungi kesehatan anak-anak dari ancaman kabut asap. Pihak dinas mengambil langkah tegas setelah kualitas udara di wilayah Kerinci masuk dalam kategori tidak sehat pada Senin, 12 Oktober 2026.

Melalui Surat Edaran Nomor 100.3.4.2/68/DISDIK/X/2026, Dinas Pendidikan menetapkan kebijakan khusus bagi seluruh sekolah. Anak-anak PAUD dan TK mendapatkan libur sementara, sedangkan siswa SD dan SMP menjalankan kegiatan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) selama dua hari, yakni Selasa hingga Rabu, 13–14 Oktober 2026.

Langkah ini lahir setelah Dinas Pendidikan berkoordinasi langsung dengan Dinas Lingkungan Hidup serta Dinas Kesehatan Kabupaten Kerinci.

PAUD dan TK Libur Sementara Dua Hari

Dinas Pendidikan meliburkan seluruh kegiatan belajar anak-anak PAUD dan TK pada 13–14 Oktober 2026. Pemerintah daerah mengambil tindakan ini karena anak usia dini sangat rentan terhadap gangguan pernapasan akibat polusi udara.

Meski demikian, pemerintah daerah akan terus memantau perkembangan situasi di lapangan. Kebijakan ini bersifat fleksibel dan dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti arahan terbaru serta kondisi kualitas udara akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Jambi.

Untuk menjaga kestabilan tata kelola sekolah, para kepala sekolah, guru, dan tenaga kependidikan tetap menjalankan tugas dari rumah masing-masing (WFH). Tim operator Dinas Pendidikan Kerinci mengawasi dan memverifikasi kehadiran mereka secara sistematis.

Siswa SD dan SMP Tetap Belajar dari Rumah

Berbeda dengan jenjang PAUD dan TK, para siswa SD dan SMP tetap mengikuti proses belajar-mengajar dari rumah melalui skema PJJ selama dua hari tersebut.

Pihak sekolah memiliki fleksibilitas dalam memilih metode belajar, baik secara online (daring), offline (luring), maupun kombinasi keduanya. Setiap sekolah menentukan metode terbaik berdasarkan ketersediaan fasilitas serta kondisi para siswa.

Dinas Pendidikan menekankan agar para guru menyesuaikan materi dan tugas dengan situasi darurat ini. Guru tidak boleh memberikan beban tugas berlebihan yang dapat memicu stres pada anak. Selain itu, setiap sekolah wajib menyampaikan laporan pelaksanaan PJJ secara rutin kepada pembina bidang masing-masing.

Kualitas Udara Kerinci Berada di Kategori Tidak Sehat

Berdasarkan data Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Kesehatan Kabupaten Kerinci, kualitas udara pada 12 Oktober 2026 pukul 11.00 WIB menunjukkan angka yang meresahkan dan masuk kategori tidak sehat.

Ancaman racun dalam kabut asap mendorong pemerintah daerah bergerak cepat. Pemda Kerinci menempatkan keselamatan dan kesehatan anak-anak sebagai prioritas utama di atas seluruh aktivitas lainnya.

Himbauan Penting untuk Orang Tua

Dinas Pendidikan meminta para kepala sekolah untuk segera menyampaikan imbauan ini kepada seluruh orang tua siswa. Peran aktif orang tua sangat menentukan keberhasilan kebijakan ini.

Orang tua wajib mendampingi anak-anak selama masa belajar dari rumah. Khusus untuk balita dan anak-anak usia PAUD/TK, orang tua harus melarang mereka bermain di luar rumah guna menghindari paparan asap.

Selain menjaga pola makan sehat dan kecukupan air putih anak, orang tua wajib memakaikan masker jika anak terpaksa keluar rumah. Melalui kerja sama ini, pemerintah berharap anak-anak Kerinci tetap aman, sehat, dan mendapatkan hak pendidikannya secara optimal. (**

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA