KERINCI, Cuitan.id – Rasa peduli terhadap dunia pendidikan dan pembinaan generasi muda kembali ditunjukkan oleh LSM Semut Merah lewat program rutin Jumat Barokah.
Tepat pada hari Jumat, 2 Oktober 2026, tim LSM Semut Merah mengunjungi Yayasan Al Kahfi Kalam Madani (AKM) Kerinci yang terletak di Desa Belui Tinggi, Kabupaten Kerinci.
Dalam kunjungan tersebut, mereka menyerahkan bantuan berupa Al-Qur’an serta santunan khusus. Bantuan ini bertujuan untuk menunjang kelancaran kegiatan belajar serta pembinaan keagamaan para siswa dan siswi di yayasan tersebut.
Kedatangan rombongan mendapat sambutan hangat dari Buya Muhammad Taher selaku Kepala SMA IT AKM Kerinci dan Mila Gustia selaku Kepala SMP IT AKM Kerinci.
Para ustadz, ustadzah, serta seluruh siswa turut menyambut kehadiran tim dengan penuh keakraban. Suasana hangat ini mencerminkan eratnya semangat kebersamaan antara lembaga sosial dan pihak sekolah.
Aldi Agnopiandi selaku Ketua LSM Semut Merah menyampaikan rasa prihatinnya terhadap kondisi yayasan. Ia berharap bantuan kecil ini membawa manfaat nyata bagi anak-anak dalam menimba ilmu.
“Kami turut prihatin dengan keadaan yayasan ini. Mudah-mudahan bantuan yang kami berikan dapat bermanfaat bagi siswa dan siswi serta membantu kegiatan pendidikan dan keagamaan di sekolah ini,” ungkap Aldi.
Lebih lanjut, Aldi mengajak masyarakat luas yang memiliki rezeki lebih untuk ikut peduli dan berbagi kepada lembaga pendidikan yang membutuhkan. Menurutnya, keikhlasan jauh lebih penting daripada besar kecilnya materi yang diberikan.
Kegiatan ini membuktikan bahwa keberhasilan dunia pendidikan tidak hanya bergantung pada pemerintah dan pihak sekolah saja, melainkan membutuhkan uluran tangan masyarakat.
Yayasan keagamaan memegang peranan krusial dalam mencetak karakter generasi muda yang tangguh, sehingga fasilitas belajar yang memadai sangat mereka butuhkan.
Melalui program Jumat Barokah ini, LSM Semut Merah ingin menginspirasi lebih banyak pihak agar peduli terhadap sesama.
Satu Al-Qur’an dan santunan sederhana ini membuktikan bahwa berbagi bukan tentang jumlahnya, melainkan tentang sekelumit kebaikan yang mencerahkan masa depan sesama. (**
Tidak ada komentar