Bovi Handriyanto, S.Pd, Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kota Sungai Penuh. SUNGAI PENUH, Cuitan.id – Pemerintah Kota Sungai Penuh mengambil langkah cepat untuk menjaga kelancaran kegiatan belajar mengajar dengan melakukan penataan kepemimpinan di lima sekolah menengah pertama negeri (SMPN).
Dinas Pendidikan menunjuk lima pejabat sebagai pelaksana tugas (Plt) kepala sekolah agar roda organisasi sekolah tetap berjalan optimal selama proses seleksi definitif berlangsung.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Kota Sungai Penuh, Bovi Handriyanto, S.Pd., memaparkan bahwa kebijakan ini melibatkan beberapa pertimbangan matang.
“Beberapa hal menjadi pertimbangan dalam proses tersebut. Di antaranya terdapat kepala sekolah yang telah memasuki masa pensiun serta kepala sekolah yang sudah menjalankan kepemimpinan selama dua periode,” katanya.
Selain faktor masa jabatan, pemerintah daerah juga mengacu pada hasil seleksi berbasis sistem serta petunjuk teknis dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Langkah ini memastikan seluruh proses manajemen sekolah berjalan selaras dengan regulasi nasional, termasuk menyesuaikan diri dengan Permendikdasmen Nomor 7 Tahun 2025 tentang penugasan kepala sekolah.
Masa transisi ini menuntut kehadiran figur pemimpin di tingkat satuan pendidikan. Pemerintah daerah memberikan mandat sementara kepada lima pejabat berikut untuk memimpin sekolah:
Kehadiran para Plt ini memastikan seluruh kegiatan administrasi, program pendidikan, serta agenda sekolah tetap berjalan normal. Pemerintah Kota Sungai Penuh segera menetapkan kepala sekolah definitif setelah seluruh rangkaian seleksi resmi tuntas. (**
Tidak ada komentar