Jaga Warisan Leluhur, Wako Alfin Siap Sukseskan Kenduri Sko 6 Luhah

waktu baca 2 menit
Rabu, 10 Jun 2026 09:00 91 admincuitan

SUNGAI PENUH, Cuitan.id – Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, menunjukkan kepedulian yang mendalam terhadap kelestarian budaya lokal. Ia menyatakan komitmen penuh untuk menyukseskan gelaran akbar Kenduri Sko 6 Luhah Sungai Penuh yang akan berlangsung pada 4 dan 5 Juli 2026 mendatang.

Alfin menyampaikan dukungan hangat ini saat menerima kunjungan silaturahmi dari Ketua Adat 6 Luhah Sungai Penuh, para ninik mamak, tokoh agama, serta panitia acara di Rumah Dinas Wali Kota pada Selasa malam (9/6/2026).

Pertemuan yang berlangsung akrab tersebut fokus membahas berbagai persiapan teknis demi kelancaran agenda budaya tahunan ini. Langkah ini sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga adat setempat.

Hadir pula dalam pertemuan tersebut Pimpinan DPRD Kota Sungai Penuh Hadizal, Sekretaris Daerah Alpian, sejumlah kepala OPD, Tokoh 6 Luhah Sungai Penuh serta perwakilan dari Bank Jambi.

Dalam dialog tersebut, pihak panitia memaparkan seluruh rencana persiapan. Mereka menaruh harapan besar agar Pemerintah Kota Sungai Penuh memberikan pendampingan penuh supaya acara adat kebanggaan masyarakat ini berjalan lancar tanpa kendala.

Mendengar hal itu, Wali Kota Alfin menyambut baik dan mengapresiasi kerja keras panitia. Menurutnya, tradisi turun-temurun seperti Kenduri Sko memiliki nilai yang sangat sakral dalam menjaga identitas daerah dan mempererat tali persaudaraan warga di era modern.

“Kenduri Sko ini bukan sekadar pesta adat. Acara ini adalah wadah penting untuk memperkuat silaturahmi sekaligus menjaga warisan luhur yang nenek moyang kita titipkan,” ungkap Alfin dengan penuh semangat.

Sebagai bentuk kepedulian nyata, Bank Jambi turut berkontribusi mendukung acara ini melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). Mereka menyalurkan bantuan dana sebesar Rp15 juta. Wali Kota Alfin menyerahkan langsung bantuan kapital tersebut kepada perwakilan panitia.

Alfin berharap bantuan ini bisa meringankan beban operasional panitia. Ia juga menginginkan kolaborasi apik antara pemerintah, lembaga adat, dan sektor swasta seperti ini terus terjaga demi kelangsungan budaya lokal.

Tahun ini, Kenduri Sko 6 Luhah Sungai Penuh mengusung tema yang sangat mendalam, yaitu “Membudayakan Masyarakat Adat yang Beradab”. Tema ini membawa pesan kuat tentang semangat warga dalam mempertahankan nilai etika, kebersamaan, dan kearifan lokal di tengah tantangan zaman.

Melalui momentum ini, Pemerintah Kota Sungai Penuh mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak hanya menjadikan Kenduri Sko sebagai perayaan seremonial. Pemerintah ingin acara ini menjadi pemantik bagi generasi muda agar lebih mencintai, memahami, dan melestarikan kekayaan budaya mereka sendiri dari masa ke masa. **

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA