Gempur Stunting, Sri Kartini Alfin Antar Langsung Bantuan Program 3S ke Warga

waktu baca 3 menit
Selasa, 26 Mei 2026 16:00 92 admincuitan

Cuitan.id – Ketua TP-PKK Kota Sungai Penuh, Sri Kartini Alfin, menunjukkan kepedulian nyatanya dengan mendatangi langsung rumah-rumah warga di Desa Karya Bakti, Kecamatan Pondok Tinggi, Selasa (26/5/2026).

Langkah ini menjadi bagian dari gerakan bersama untuk mempercepat penanganan dan pencegahan stunting yang kini memicu perhatian serius pemerintah daerah.

Dalam kunjungan tersebut, Sri Kartini Alfin menyerahkan paket bantuan Program 3S secara langsung kepada keluarga yang memiliki anak dengan indikasi stunting.

Dengar Curhatan Orang Tua dan Pantau Gizi Anak

Sri Kartini tidak sekadar mengantar bantuan. Ia meluangkan waktu untuk duduk bersama dan berdialog hangat dengan para orang tua. Lewat obrolan itu, ia menggali informasi mengenai kondisi kesehatan anak, pola asuh sehari-hari, hingga kendala dalam memenuhi kebutuhan gizi harian.

Sri Kartini menegaskan bahwa masalah stunting bukan sekadar urusan gangguan fisik atau tinggi badan anak. Lebih dari itu, stunting sangat menentukan masa depan generasi penerus Kota Sungai Penuh. Tanpa penanganan dini, anak-anak yang mengalami stunting berpotensi menghadapi hambatan dalam perkembangan kecerdasan, kesehatan, hingga produktivitas mereka di masa depan.

“Kita harus menjaga pertumbuhan dan kesehatan anak-anak sejak sekarang. Mereka adalah aset masa depan daerah kita,” ujar Sri Kartini Alfin penuh semangat.

Untuk memaksimalkan gerakan ini, TP-PKK Kota Sungai Penuh terus memperkuat sinergi dengan berbagai pihak. Mereka menggandeng pemerintah daerah, tenaga kesehatan, kader PKK, hingga perangkat desa agar penanganan stunting di lapangan berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.

Edukasi Pola Hidup Sehat dan Pentingnya Posyandu

Selain membawa bantuan fisik, Sri Kartini juga menyisipkan edukasi berharga mengenai pentingnya pola hidup sehat dan pemenuhan gizi seimbang. Ia mengajak para orang tua untuk lebih kreatif menyajikan makanan bergizi, menjaga kebersihan lingkungan rumah, serta rajin membawa anak ke Posyandu.

Langkah pencegahan stunting sebenarnya bisa bermula dari hal-hal sederhana di rumah, seperti:

  • Menyajikan makanan dengan gizi seimbang (protein, vitamin, dan mineral).

  • Menjaga kebersihan sanitasi dan sumber air bersih.

  • Memantau grafik tumbuh kembang anak secara berkala di fasilitas kesehatan.

“Orang tua memegang peran paling penting dalam memastikan anak tumbuh sehat. Kami sangat berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya pemenuhan gizi dan kebersihan lingkungan,” tambahnya.

Sambutan Hangat dan Komitmen Bersama

Kunjungan yang penuh kehangatan ini mendapat respons luar biasa dari masyarakat Desa Karya Bakti. Warga merasa bersyukur karena Ketua TP-PKK bersedia turun langsung memberikan pendampingan dan perhatian bagi keluarga yang membutuhkan.

Perangkat desa, kader PKK setempat, dan tenaga kesehatan turut mendampingi seluruh rangkaian kegiatan ini. Kehadiran mereka menegaskan komitmen kuat dari seluruh elemen masyarakat dalam mendukung program pemerintah untuk membebaskan Kota Sungai Penuh dari stunting.

Melalui aksi nyata ini, TP-PKK Kota Sungai Penuh berharap gerakan pencegahan stunting tidak berhenti sebagai agenda seremonial belaka. Gerakan ini harus mampu mengetuk kesadaran bersama bahwa kesehatan dan gizi anak adalah investasi paling berharga bagi masa depan daerah. **

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA